Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lanjutan Pembunuhan di Tengah Jalan Jember, Terungkap Bahwa Korban Sempat Kirim Voice Note? Ini Pesannya

Jumai RJ • Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:41 WIB

 

KAGET: Ibu sambung korban ketika memberikan beberapa keterangan kepada pihak yang berwajib. (JUMAI/RJ)
KAGET: Ibu sambung korban ketika memberikan beberapa keterangan kepada pihak yang berwajib. (JUMAI/RJ)

SUMBERBARU, Radar Jember - Sebelum ditemukan menjadi korban pembunuhan, Moch Rauf, 25 warga Dusun Lanasan, Desa Gelang Kecamatan Sumberbaru pada Senin (20/10) pukul 21.00 wib, korban sempat kirim pesan suara.

Ini disampikan oleh Juariya, 47, ibu sambung korban warga Dusun Krajan, Desa Tanggul Wetan, Kecamatan Tanggul di Polsek Sumberbaru pada Senin (20/1) malam.

Menurut Juariya, sebelum ada telepon kalau korban dibunuh sempat kirim pesan suara masuk ke HP ibunya dari HP korban.

"Saya mau jempat teman dulu dari Surabaya minta jemput di Jatiroto" itu saja isi pesan suaranya pada Senin (20/10) pukul 20.33.

"Sebelum kirim pesan suara, saya ke toko sudah tidak ada. Setelah saya tanya ke penjaga toko kalau korban keluar. Lalu saya telepon, akhirnya dia kirim pesan suara kalau jemput temannya di Jatiroto," kata ibu sambung korban.

Sekitar setengah jam kemudian ada telpon kalau korban ini (Moch Rauf) sudah ditemukan ditengah jalan bersimbah darah.

"Saya langsung ke lokasi melihat kondisi korban. Dilokasi sepedanya masih ada," kata ibu korban.

"Sehari-harinya ikut kerja di toko, korban baru dua bulan pulang dari Kalimantan. Rencananya mau menbuat KTP di Tanggul, karena saya beralamat di tanggul sedangkan korban masih KTP Sumberbaru," jelas ibu korban yang terlihat sock.

"Anaknya ini memang pendiam dan selalu tertutup. Saya gak nyangka kalau mereka jadi korban pembunuhan," katanya.

"Senin (20/10) pukul 09.00 masih liat anaknya dirumah istr8nya di Desa Selodakon, Kecamatan Tanggul. Karena anaknya ikut istrinya," kata Juariya.

Aiptu Y Susanto PS Kanitredkrim Polsek Sumberbaru mengatakan, sebelum ditemukan meninggal korban ini sempat duduk diatas motornya disimpang tiga depan masjid.

"Korban sempat mondar mandir disekitar simpang tiga seperti ada yang ditunggu. Tidak lama kemudian korban ini naik motornya kearah utara," kata Susanto.

Namun, tidak lama setelah berjalan keutara ada kabar orang dibunuh ditengah jalan.

"Ternyata benar korban pembunuhan itu orang hang berhenti dan duduk diatas motornya disekitar simpang tiga," kata Kanitreskrim.

"Ini disampaikan oleh saksi yang mengetahui kalau korban ini sebelum dibunuh duduk diatas motornya dipinggir jalan. Sepertinya janjian sama orang," katanya.

Jarak dari tempat korban ini duduk diatas motornya dengan lokasi pembunuhan tidak jauh, pungkas Santo panggilan sehari hari Kanitreskrim Polsek Sumberbaru.(jum).

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #Pembunuhan