Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Kronologi Kasus Pelecehan yang Viral di Sosmed, Pelaku Sempat Mabuk Datangi Rumah Korban di Balung Jember

Redaksi Radar Jember • Selasa, 21 Oktober 2025 | 05:01 WIB
BERPELUKAN: Korban dan rekan korban ketika berpelukan dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual. (Ahmad Hendi Apriliyanto)
BERPELUKAN: Korban dan rekan korban ketika berpelukan dalam kasus dugaan pelecehan dan kekerasan seksual. (Ahmad Hendi Apriliyanto)

RADAR JEMBER - Dugaan kasus pelecehan dan kekerasan seksual yang viral di Sosial Media Instagram serta TikTok masih jadi topik hangat di kalangan warganet Jember.

Informasi yang dihimpun, korban adalah perempuan yang masih berusia 22 tahun. Ia menjadi korban dugaan pelaku kekerasan seksual. 

Kini si pelaku pun masih dalam pencarian pihak berwenang. Kasus dugaan pelecehan dan kekerasan ini terjadi di Kecamatan Balung, Jember.

Kasus ini bermula pada 14 Oktober kemarin dan kini viral di sosmed.

Korban dengan berinisial FS. Kronologinya peristiwa ini terjadi pada pukul 02.00 dini hari di rumah FS.

Salah satu rekan korban sempat memberikan cerita kronologi singkatnya. Bahwa korban sempat dipukul oleh pelaku dan mendapat luka lebam di bagian kelopak mata.

Pelaku dengan inisial SA, diduga sempat mengancam akan membunuh FS, di karenakan FS selalu berteriak saat akan di lecehkan hingga Akhirnya FS Terdiam.

Kejadian ini diduga sudah di rencanakan oleh pelaku di hari sebelumnya, sehingga SA meminum miras dan langsung melakukan hal tidak senonoh tersebut.

Pagi harinya usai kejadian, korban sempat melapor kepada Kepal Desa. Namun, dugaannya respon dari si kepala desa tak memberikan rasa perlindungan dan arahan kepada korban.

Bahkan, kepala Desa menyarankan agar mengambil keputusan damai Dengan tawaran dinikahi, namun FS menolak.

Rekan korban ini juga mengatakan, bahwa FS sempat melapor ke pihak berwenang. Namun, pihak yang berwenang dianggap tidak gerap cepat dalam penanganan kasus ini.

"FS juga sudah melaporkan kejadian ini ke Polsek, tapi pihak Polsek terlambat menangani kejadian ini, sehingga pelaku sampai saat ini masih belum di temukan," kata rekan korban. 

Penulis : Ahmad Hendi Apriliyanto

Redaktur : Ainul Budi

Editor : M. Ainul Budi
#Kekerasan Seksual #Jember #pelecehan #mahasiswi