SEMBORO, Radar Jember - Warga Dusun Darungan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semboro, digegerkan dengan penemuan bayi di sebuah saluran air.
Penemuan itu pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah melintas pada Sabtu pagi (18/10) dan langsung dilaporkan ke ketua RT setempat. Tak lama kemudian, warga pun mulai berdatangan ke lokasi kejadian.
Mirisnya, jasad bayi itu ditemukan di saluran air yang tidak jauh dari permukiman warga, tempat banyak aktivitas masyarakat berlangsung.
Debit air di saluran itu juga tidak deras, yang menandakan bahwa pembuangan kemungkinan dilakukan tidak jauh dari lokasi penemuan.
Seorang warga kemudian mengunggah foto dan video penemuan bayi tersebut ke grup Facebook Info Warga Jember.
Postingan yang diunggah sekitar pukul 08.50 itu tak butuh waktu lama untuk viral dan ramai diperbincangkan.
Dalam video yang diunggah, terdengar suara sejumlah saksi yang menggambarkan kondisi bayi tersebut.
Menurut penuturan mereka, bayi itu tampak baru lahir dalam kondisi normal dengan usia kandungan sembilan bulan.
Kondisinya benar-benar masih baru lahir, bahkan darah persalinan masih terlihat menempel di tubuhnya. “Ini darahnya masih basah,” ucap seseorang dalam video.
Warga sekitar mengecam tindakan keji tersebut karena tega membuang bayi yang baru dilahirkan.
Mereka menilai, jika memang tidak sanggup merawat, seharusnya bayi itu diserahkan ke pihak berwenang atau ditempatkan di lokasi yang aman agar bisa ditemukan dalam keadaan hidup.
“Iki wayae metu sudah, iya ndak usah dibuang, ditaruh di pinggir jalan saja,” ujar salah satu saksi dalam video.
Video yang pertama kali diunggah oleh akun bernama Jhony Mega itu langsung menuai kecaman dari warganet.
Kolom komentar postingan tersebut dibanjiri kutukan terhadap pelaku pembuangan. “Biadab sekali yang buang,” tulis akun Eriik Dnt.
Warganet lainnya juga berharap pelaku segera ditemukan dan diadili sesuai hukum yang berlaku.
“Siapapun pelakunya, semoga cepat ditangkap dan dihukum,” tulis akun M. Hidayat di kolom komentar.
Sementara itu, Kapolsek Semboro AKP Andreas Suryo Rubedo membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.
Ia mengatakan, pihaknya masih melakukan penanganan dan evakuasi di lokasi.
Hingga berita ini ditulis pukul 10.00 WIB, polisi belum dapat memberikan banyak keterangan. “Masih kami tangani. Nanti kami sampaikan updatenya,” ujarnya melalui pesan singkat. (yul)
Editor : M. Ainul Budi