KALIWATES, Radar Jember - Di saat sebagian besar orang merencanakan waktu istirahat, Bupati Jember Muhammad Fawait memilih cara berbeda untuk mengisi akhir pekannya.
Pria yang akrab disapa Gus Fawait ini akan menghabiskan akhir pekan ini dengan turun dan bertemu langsung dengan warganya di pesisir selatan, melanjutkan salah satu program barunya, Gus’e Menyapa.
Kecamatan Puger akan menjadi persinggahan pertamanya pada Sabtu (18/10), disusul dengan Kecamatan Wuluhan pada Minggu (19/10).
Baca Juga: Gus Fawait Cek Puskesmas di Bunga Desaku Jilid 5, Warga Bisa Lapor di Wadul Guse kalau Ada Masalah
Agenda itu bukan sekadar kunjungan formal, tetapi menjadi undangan terbuka pemerintahan untuk duduk bersama, mendengarkan, dan merasakan denyut nadi kehidupan masyarakatnya secara langsung.
"Kami ingin memecah jarak, hadir bukan lagi di balik meja, tapi benar-benar di tengah masyarakat," kata Gus Fawait pada Jumat (17/10).
“Dari sinilah kami bisa merancang program 2026 yang sesuai dengan kebutuhan nyata warga Jember,” imbuhnya.
Rangkaian acara Gus’e Menyapa dirancang untuk menyentuh setiap lapisan masyarakat.
Baca Juga: Lewat 'Gus’e Menyapa', Bupati Fawait Buktikan Pemerintah Harus Hadir di Tengah Masyarakat
Kegiatan Gus’e Menyapa dikemas lewat serangkaian acara seperti Sholawat Kampung, Sarasehan RT/RW, pertemuan tokoh tani, dan dialog bersama kader Posyandu.
Program ini juga membawa beberapa misi penting, mulai dari stabilisasi inflasi daerah, edukasi dan pelatihan masyarakat, hingga pencegahan perkawinan anak dan stunting.
Menariknya, ini merupakan edisi kedua Gus’e Menyapa setelah sebelumnya digelar di Kecamatan Jenggawah.
Rencananya, agenda seperti ini bakal rutin dilakukan setiap akhir pekan, dengan lokasi bergilir di seluruh kecamatan di Jember.
Data dan masukan dari masyarakat nanti akan dilaporkan ke tim perencana Pemkab Jember sebagai bahan pendukung penyusunan Musrenbang 2026.
"Pendekatannya harus nyata dan dua arah. Pemerintah harus lebih banyak mendengar,” imbuh Gus Fawait.
Editor : M. Ainul Budi