Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ketua Baru KONI Jember Ervan Friambodo Tak Mau Asal Pilih, Susun Pengurus Butuh Waktu dan Profiling Matang

Yulio Faruq Akhmadi • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:45 WIB
TERPILIH AKLAMASI: Ervan Friambodo saat menyanyikan mars KONI pada Musorkab di aula kantor BKSDM Jember, kemarin (13/10).
TERPILIH AKLAMASI: Ervan Friambodo saat menyanyikan mars KONI pada Musorkab di aula kantor BKSDM Jember, kemarin (13/10).

Radar Jember - Setelah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua KONI Jember, Ervan Friambodo hanya memiliki waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan KONI 2025-2029.

Sebab pada 6 November mendatang, masa bakti pengurus KONI lama sudah berakhir.

Waktu satu bulan dinilai cukup mepet untuk membentuk pengurus yang akan menjalankan tugas selama empat tahun ke depan.

Menurut Wakil Ketua KONI Jember Soetriono, seyogianya pengurus baru KONI sudah dibentuk dan dilantik sebelum masa baktinya berakhir pada 6 November.

Dia juga menyampaikan, pengurus KONI saat ini sudah tuntas dalam melaksanakan tugas termasuk laporan pertanggungjawaban (LPJ).

“Kemarin LPJ sudah di dok, ada catatan tapi itu untuk musorkab yang akan datang,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KONI terpilih, Ervan Friambodo, menuturkan, pihaknya tidak bisa terburu-buru dalam membentuk pengurus KONI 2025-2029.

Diperlukan pertimbangan menyeluruh dan diskusi intens untuk melakukan penyusunan tersebut.

Hingga saat ini belum ada satupun nama yang sudah pasti menjadi pengurus KONI.

“Ada tim formatur, nanti perlu profiling siapa yang cocok di bagian apa, nah ini tentu butuh waktu,” katanya.

Ervan melanjutkan, terdapat sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam profiling tersebut.

Menurutnya, untuk menjadi pengurus KONI, kompetensi saja tidak cukup, namun juga harus memiliki waktu yang cukup untuk turun aktif menggerakkan KONI.

“Ada yang punya kompetensi tapi tidak punya waktu, ada yang punya waktu tapi kompetensinya kurang misalnya, nah nanti ini akan kami kaji bersama,” tuturnya.

Di sisi lain, tim formatur juga berhak berdiskusi untuk aktif menentukan susunan kepengurusan KONI yang ideal.

Menurut Ervan, seluruh pendapat dan pandangan perlu ditampung untuk menghasilkan keputusan terbaik.

“Mungkin saya setuju, namun yang lain tidak, nah jika terjadi seperti ini nanti musyawarah, ada diskusi. Bukan saya sendiri yang memutuskan,” pungkasnya. (yul/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #KONI Jember #Koni