KALIWATES, Radar Jember – Inovasi pelayanan publik yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, yakni kanal aduan "Wadul Guse", berhasil menarik perhatian pemerintah pusat.
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi tinggi dan menilai Jember layak menjadi kabupaten percontohan sebagai daerah yang responsif dan inovatif di tingkat nasional.
Penghargaan ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Ekosistem Inovasi Daerah.
Acara yang digelar di Aula PB Sudirman, Kantor Pemkab Jember, pada Kamis (16/10) itu dihadiri oleh jajaran OPD dan seluruh camat se-Jember.
Baca Juga: Gus Fawait Pastikan Tak Naikkan Pajak: Fokus Tutup Kebocoran PAD demi Kemandirian Jember
Menurut Yusharto, "Wadul Guse" adalah contoh nyata bagaimana pemerintah daerah dapat mendekatkan diri dengan masyarakat dan menjawab kebutuhan publik secara cepat dan efektif.
Ia menilai inovasi ini selaras dengan arah kebijakan Kemendagri untuk memperkuat ekosistem inovasi di seluruh Indonesia.
"Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pemkab Jember. Inovasi seperti 'Wadul Guse' ini patut menjadi contoh bagi daerah lain," tegas Yusharto.
Ia menambahkan, kanal aspirasi tersebut tidak hanya mempermudah komunikasi dua arah, tetapi juga terbukti mempercepat penanganan masalah di lapangan.
"Ini bukan hanya soal teknologi, tetapi tentang membangun kepercayaan publik dan memperkuat partisipasi warga dalam pembangunan," imbuhnya.
Baca Juga: Demi Sukseskan Program Prabowo, Bupati Fawait Bentuk Satgas MBG dan Ajak Warga Ikut Awas
Menanggapi apresiasi tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan bahwa inovasi adalah sebuah keharusan bagi pemerintah daerah yang ingin maju.
Menurutnya, pemerintah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal.
"Inovasi ini adalah keharusan, bukan pilihan. Kami ingin memastikan Pemkab Jember terus bergerak maju untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ujar Gus Fawait dalam sambutannya.
Gus Fawait juga memaparkan bahwa semangat inovasi tidak berhenti di "Wadul Guse".
Ia mencontohkan terobosan lain seperti pembukaan kembali rute penerbangan Jember - Jakarta yang akan segera beroperasi setelah melalui tahap evaluasi.
Dengan pengakuan dari Kemendagri dan berbagai terobosan yang terus digulirkan, Pemkab Jember berkomitmen untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih terbuka, efektif, serta berorientasi pada pelayanan publik yang cepat dan solutif.
Editor : M. Ainul Budi