Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BMKG Jember Peringatkan Cuaca Ekstrem! Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang Masih Mengintai hingga Akhir Oktober

M Adhi Surya • Jumat, 17 Oktober 2025 | 13:45 WIB
MELAJU: Pengendara langsung tancap gas setelah hujan lebat. BMKG Jember memprediksikan hujan disertai angin kencang dan petir akan berlangsung hingga akhir Oktober.
MELAJU: Pengendara langsung tancap gas setelah hujan lebat. BMKG Jember memprediksikan hujan disertai angin kencang dan petir akan berlangsung hingga akhir Oktober.

Radar Jember – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pos Meteorologi Jember mengimbau untuk waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan menuju musim hujan.

Kondisi cuaca yang cepat berubah dan tidak merata masih berpotensi terjadi di wilayah Jember hingga akhir Oktober.

Prakirawan BMKG Pos Meteorologi Jember, Hukama Nur Akmal mengatakan, pada masa pancaroba, ketidakstabilan atmosfer sering memicu pertumbuhan awan cumulonimbus (CB) yang menjulang tinggi hingga 9.000 kaki.

Awan ini dapat menyebabkan hujan lebat disertai petir dan angin kencang dalam waktu singkat.

“Umumnya, pada pagi hingga siang hari cuaca panas menyebabkan penguapan meningkat, kemudian pada sore hari pertumbuhan awan CB bisa berkembang cepat dan memicu hujan ekstrem,” jelasnya.

Menurutnya, fenomena tersebut bersifat lokal dan tidak merata.

Satu wilayah bisa diguyur hujan deras, sementara daerah lain di sekitarnya tetap cerah.

“Perubahan cepat ini umum terjadi saat atmosfer belum stabil,” tambahnya.

BMKG memperkirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga akhir Oktober.

“Puncak musim hujan di wilayah Jember diperkirakan terjadi pada Januari hingga Februari 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanda-tanda alam yang mudah dikenali sebelum hujan ekstrem antara lain munculnya awan tebal yang menjulang dan berubah menjadi hitam, disertai suara guntur.

“Itu menandakan adanya energi kuat di atmosfer, dan hujan lebat kemungkinan akan segera turun,” katanya.

BMKG, tambah Hukama, mengimbau agar tetap waspada dan menghindari aktivitas di luar ruangan ketika tanda-tanda hujan ekstrem mulai muncul.

Pengendara juga diminta berhati-hati karena hujan deras dapat disertai angin kencang dan mengurangi jarak pandang.

Pihaknya menambahkan, informasi peringatan dini cuaca ekstrem dapat diakses melalui kanal resmi BMKG.

Warga diharapkan memantau pembaruan informasi tersebut agar dapat mengantisipasi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung. (dhi/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Angin Kencang #hujan deras #BMKG #cuaca ekstrem