Radar Jember - Desa-desa di Jember terus menunjukkan kepedulian tinggi terhadap kemanusiaan melalui donor darah.
Dua desa yakni Sidomekar di Kecamatan Semboro dan Sidomukti di Kecamatan Mayang menjadi contoh nyata semangat gotong royong itu.
Dalam kegiatan rutin donor darah yang digelar Rabu (15/10), ratusan warga datang sukarela menyumbangkan darah mereka demi membantu sesama.
Program ini bukan hanya menjadi agenda sosial, tetapi juga gerakan yang menyatukan kepedulian warga lintas wilayah. UDD PMI Jember pun jemput bola hingga ke desa-desa.
Kepala Desa Sidomekar Udi Prihwiyanto mengatakan, kegiatan donor darah telah menjadi agenda tetap tiga bulan sekali.
Ia mengaku bersyukur dengan antusiasme tinggi masyarakat.
Dari kegiatan ini, terkumpul 46 kantong darah, meski ada 17 warga yang gagal donor karena kondisi kesehatan tidak memenuhi syarat.
“Banyak juga warga dari luar Sidomekar yang ikut donor. Mereka selalu menanyakan jadwalnya,” ujarnya.
Suasana serupa juga tampak di Kantor Desa Sidomukti. Sejak pagi, warga dari berbagai dusun antre untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Ada pedagang yang menutup warung lebih awal, ada petani yang baru turun dari sawah.
“Rasanya senang, tahu darah yang didonorkan nanti bisa menolong orang yang lagi kritis,” ungkap Siti, salah satu pendonor rutin.
Kepala Desa Sidomukti Sunardi Hadi menilai, donor darah bukan sekadar agenda seremonial.
Ia menyebut kegiatan ini sebagai jembatan antara kesehatan pribadi dan tanggung jawab sosial.
Pemerintah desa juga memastikan semua proses dilakukan sesuai standar medis, sehingga warga merasa aman dan nyaman saat mendonor.
“Secara medis, donor darah bagus untuk tubuh. Secara sosial, ini adalah bentuk kepedulian yang nyata,” katanya.
Berdasarkan catatan UDD Palang Merah Indonesia (PMI) Jember per kemarin, pukul 12.40 WIB, stok darah yang tersedia terdiri dari 18 kantong darah utuh (WB), 810 kantong sel darah merah padat (PRC), 29 kantong konsentrat trombosit (TC), dan 126 kantong plasma beku segar (FFP).
Data ini juga menunjukkan kontribusi desa-desa seperti Sidomekar dan Sidomukti membantu pemenuhan stok darah di Jember.
Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi bagian penting dalam menyelamatkan nyawa pasien di berbagai rumah sakit.
Ketua PMI Jember Zainollah menyampaikan apresiasinya atas kontribusi warga dan pemerintah desa.
Menurutnya, konsistensi itu mendukung pemenuhan kebutuhan darah di Jember.
Ia berharap gerakan kemanusiaan ini menjadi agenda rutin dan menginspirasi desa-desa lain untuk ikut berperan aktif.
“Hanya setetes darah, tapi bisa menjadi lautan harapan,” ujarnya. (kin/nur)
Data Darah UDD PMI Jember:
Produk A B O AB Jumlah
WB 5 4 4 5 18
PRC 221 194 299 96 810
TC 8 9 7 5 29
FFP 25 29 38 34 126
SUMBER: UDD PMI Jember, 16 Oktober 2025, Pukul 12.40,.
Editor : Imron Hidayatullahh