Radar Jember - Kecelakaan laut kembali terjadi di Plawangan Pancer, Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Rabu (15/10).
Dua jukung jenis speed mengalami kecelakaan saat melewati plawangan itu.
Dua jukung masing-masing milik warga Kecamatan Puger.
Pertama milik Abdul Karim, 53, warga Dusun Grujukan, Desa Puger Wetan, dan kedua jukung Speed Argentina yang dinahkodai Isparing, 42, warga Dusun Gedung Goci, yang masih satu desa dengan Karim.
Kedua jukung yang mengalami kecelakaan hanya berselang waktu tidak lama.
Pertama jukung yang dinakhodai Abdul Karim, bersama anak buah kapal (ABK) bernama Suharmadi, 35, warga Dusun Grujugan, Puger Wetan, terbalik.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua jukung dan ikan hasil tangkapan terlempar.
Sementara ketiga korban dari dua jukung yang mengalami kecelakaan masih selamat.
Selanjutnya, jukung milik Isparing, sudah berhasil melewati plawangan, tetapi tiba-tiba ombak dari tengah menghantam jukung hingga menabrak karang.
Kerasnya hantaman, membuat jukung rusak parah. Bagian katir terlepas dan jukung bocor.
Isparing, nakhoda yang juga pemilik selamat, namun jukungnya rusak parah.
Aiptu Agus Rianto PS KBO Satpolair Polres Jember mengatakan, kecelakaan laut yang menimpa dua jukung jenis speed itu dihantam ombak saat pulang.
Sesampai di plawangan tiba-tiba ombak dari tengah menghantam jukung.
"Ketinggian ombak saat terjadi kecelakaan pada Rabu (15/10) 2,7 meter. Ketika jukung dihantam ombak hingga terbalik, dan jukung mengalami rusak. Sedangkan ikan hasil tangkapan terlempar dan tidak terselamatkan," kata Agus.
Pihaknya mengimbau kepada nelayan untuk lebih berhati-hati saat melaut.
Tetap waspada dan gunakan pelampung saat berangkat dan pulang ketika melewati plawangan.
Selain itu pihaknya juga mengimbau kepada pemancing di sekitar break water untuk tetap waspada.
“Evakuasi dua jukung dan korban dilakukan anggota Satgas Marinir Puger, Pos TNI AL, Satpol Air dan nelayan, pungkas PS KBO Satpolair Polres Jember,” ulasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, ombak yang terjadi hingga Kamis (16/10) masih cukup besar dengan ketinggian ombak sekitar 2,4 meter.
Beberapa pemancing terpantau memilih tempat yang aman dari hantaman ombak. (jum/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh