Radar Jember - Tak semua orang pernah berkunjung di Koramil. Nah, saat HUT TNI ke-80 pada tanggal 5 Oktober lalu, Dumehno juga merayakan HUT ke-70.
Namun, perayaan ini dengan berkeliling semua koramil yang ada di Jember.
Semangat Dumehno tak luntur sedikit pun.
Di usianya yang ke-70 tahun, dia justru melakukan perjalanan yang luar biasa, dengan mengayuh sepeda sejauh 450-an kilometer untuk silaturahmi dan singgah di 31 kantor Koramil yang ada di wilayah Kodim 0824 Jember.
Aksi gowes itu dilakukan sejak tanggal 5 hingga 9 Oktober, bertepatan dengan perayaan HUT Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-80.
Pada tanggal yang sama, 5 Oktober, Dumehno juga merayakan ulang tahunnya yang ke-70.
Inilah yang membuat dirinya merasa bahwa tanggal lahirnya sangat istimewa karena berbarengan dengan HUT TNI.
“Saat TNI rayakan HUT ke-80, saya juga rayakan ultah ke-70, jadi saya merasa ada ikatan tersendiri,” ujarnya.
Ikatan batin itu yang menjadi motivasinya mengayuh sepeda menyusuri jalanan desa hingga kota, dari satu Koramil ke Koramil lain.
Meski jarak tempuhnya tidak pendek, semangatnya tak goyah. Setiap kali tiba di depan markas Koramil, Dumehno disambut hangat para prajurit.
Senyum dan jabat tangan para anggota TNI itu menjadi bahan bakar yang membuat rasa lelahnya seakan hilang.
Selama empat hari perjalanan, Dumehno tidak pernah kesulitan mencari tempat istirahat maupun makanan.
Para anggota TNI di setiap pos singgahnya selalu menyediakan tempat tidur dan makanan hangat.
“Mereka memperlakukan saya seperti keluarga. Setiap sampai di Koramil, ada saja yang menawari makan dan tempat beristirahat,” tuturnya.
Perjalanan gowes Dumehno bukan sekadar olahraga atau hobi, melainkan bentuk penghormatan dan silaturahmi.
Baginya, usia bukan alasan untuk berhenti berkarya dan berbuat sesuatu bagi negeri.
Baginya perjalanan itu merupakan berkontribusi kecil untuk memberi semangat kepada mereka yang setiap hari menjaga kedaulatan NKRI.
“Saya hanya ingin mengucapkan selamat ulang tahun dan terima kasih kepada TNI. Mereka garda terdepan dari semua ancaman yang mengganggu kedaulatan bangsa Indonesia,” ucapnya. (yul/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh