Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kemenag Jember Wanti-Wanti Calon Haji: Urus Paspor Sekarang, biar Tak Panik Menjelang Berangkat!

M Adhi Surya • Selasa, 14 Oktober 2025 | 13:45 WIB
 “Kami imbau yang sudah dapat panggilan agar segera melengkapi paspor. Jangan menunggu mepet. Semakin awal selesai, semakin tenang persiapannya.” NUR SHOLEH, Kasi PHU Kemenag Jember.
 “Kami imbau yang sudah dapat panggilan agar segera melengkapi paspor. Jangan menunggu mepet. Semakin awal selesai, semakin tenang persiapannya.” NUR SHOLEH, Kasi PHU Kemenag Jember.

Radar Jember - Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) asal Jember untuk musim haji 2026 mulai menunjukkan progres signifikan.

Hingga pertengahan Oktober ini, sekitar 500 jemaah tercatat telah menuntaskan pengurusan paspor dan visa.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jember Nur Sholeh mengimbau calon jemaah lain yang sudah mendapat pemberitahuan untuk segera menyusul mengurus dokumen perjalanan.

Ia menyebut, pentingnya percepatan pengurusan dokumen agar calon jemaah tak kewalahan menjelang keberangkatan.

“Kami imbau yang sudah dapat panggilan agar segera melengkapi paspor. Jangan menunggu mepet. Semakin awal selesai, semakin tenang persiapannya,” ujarnya.

Selain administrasi, pihaknya juga terus mematangkan verifikasi data jemaah. Dari total kuota haji Jawa Timur sebanyak 35.152 orang, sekitar 1.647 calon jemaah dari Jember telah diverifikasi, atau sekitar 80 persen dari kuota yang diperkirakan lebih dari 2.000 orang.

“Ini capaian yang bagus. Artinya, kesiapan calon jemaah Jember sudah sangat baik,” tambah Nur Sholeh.

Kemenag bahkan mengambil langkah antisipatif dengan memanggil jemaah yang memiliki nomor porsi hingga akhir Oktober 2012.

Langkah ini dilakukan agar mereka memiliki waktu cukup untuk mempersiapkan kesehatan dan pelunasan biaya.

“Beberapa jamaah butuh waktu lebih panjang, terutama yang masih dalam proses pemulihan kesehatan. Jadi kami dorong mereka mulai dari sekarang,” katanya.

Setiap calon jemaah wajib menjalani pemeriksaan kesehatan (rikes) untuk menentukan istitha'ah atau kelayakan berangkat.

Penyakit kronis seperti jantung dan diabetes menjadi perhatian utama petugas medis.

“Kami tidak ingin ada yang gagal berangkat karena faktor kesehatan yang sebenarnya bisa diantisipasi lebih awal,” tutur Nur Sholeh.

Sementara itu, jadwal pelunasan biaya haji masih menunggu surat resmi dari pemerintah pusat.

Estimasi sementara, pelunasan akan berlangsung pada Desember.

Nur Sholeh menyebut, dengan progres yang ada, Jember dipastikan siap menyiapkan kuota secara penuh.

“Tahun lalu jumlah jamaah Jember mencapai 2.250 orang, dan pada 2024 bahkan tertinggi dengan 2.687 jamaah. Kami optimistis tren kesiapan ini berlanjut untuk musim haji 2026,” pungkasnya. (dhi/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #PHU Kemenag #cjh #kemenag jember