KRANJINGAN, Radar Jember - Pagi yang biasanya sibuk di gudang Sriwijaya Production, mendadak berubah menjadi kepanikan.
Gudang milik Rino Kenan Ika Putra itu terbakar hebat sekitar pukul 06.30, kemarin (2/10).
Api bermula dari baterai bor yang sedang di-charge lalu meledak di gudang penyimpanan di Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari.
Saat kejadian, Rino, sapaan akrabnya, mendengar bunyi ledakan itu. Dirinya yang berada di depan pintu gudang, segera menuju sumber suara.
Namun dalam sekejap, api merembet dengan cepat. Si jago merah melalap kayu, kardus, kabel, hingga karet yang mudah terbakar.
"Saya lari, saya tarik selang air tapi ternyata tidak sampai. Api cepat membesar," kenang Rino.
Satu set perlengkapan konser, mulai sound hingga lighting beruntung masih tidak ikut terbakar. Karena, masih berada di truk. “Satu set aman karena masih di truk, karena mau berangkat ke Pasuruan,” tuturnya.
Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba dan melakukan penyemprotan hingga api berhasil dijinakkan. Meski demikian, kerugian material cukup besar.
"Masih kami hitung. Karena yang terbakar ini tidak satu set. Tetapi paling banyak set sound dan alat musik panggung," terangnya.
Kapolsek Sumbersari Kompol Suhartanto menjelaskan, hasil olah TKP menunjukkan kebakaran dipicu ledakan baterai bor yang sedang di-charge.
Menurutnya, banyak material di gudang yang memang mudah terbakar sehingga api cepat membesar.
Ia menegaskan, kejadian ini murni kecelakaan dan tidak ada unsur kesengajaan.
Pihak kepolisian juga mengingatkan agar pengusaha audio lebih memperhatikan standar keamanan gudang.
Mulai dari ventilasi yang memadai hingga ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap titik.
“Gudang audio sebaiknya memiliki standar keamanan, termasuk APAR yang mudah dijangkau,” kata Suhartanto. (kin/dwi)
Editor : M. Ainul Budi