Radar jember - Ribuan mahasiswa Jember kini menanti kabar baik dari program beasiswa Cinta Bergema.
Meski seluruh tahapan wawancara sesuai jalur sudah selesai, namun sejumlah mahasiswa yang sedang menempuh studi di luar daerah maupun luar negeri sempat tak bisa ikut.
Untuk memberi kesempatan yang sama, maka Pemkab Jember melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember menyiapkan sesi wawancara tambahan secara daring.
Langkah ini diharapkan mampu menjangkau seluruh calon penerima beasiswa tanpa terkendala jarak.
Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono, menegaskan, tahapan tersebut akan segera dituntaskan agar pencairan bisa dilakukan pada Oktober 2025.
Menurutnya, dari enam jalur penerimaan beasiswa, seluruhnya sudah melaksanakan sesi wawancara.
Namun, masih ada sebagian mahasiswa yang tidak bisa hadir karena masih menempuh studi di luar daerah maupun luar negeri.
Sebagai solusinya, pemkab memberikan kesempatan tambahan bagi mereka untuk mengikuti wawancara secara daring.
Mekanisme ini disiapkan agar mahasiswa tetap bisa menjalani tahapan seleksi meski tidak berada di Kabupaten Jember.
“Bedanya, kalau sebelumnya tatap muka, kini dilakukan online agar semua bisa terjangkau,” jelas Hadi, Jumat lalu.
Langkah ini diambil setelah pihaknya melakukan rapat dengan pokja dan arahan dari Bupati Jember.
Sehingga menjamin setiap mahasiswa memperoleh kesempatan yang sama.
Pelaksanaan wawancara daring tersebut rencananya dilakukan pekan ini sembari menunggu perangkat pendukung disiapkan.
Format baru ini diharapkan dapat lebih fleksibel, efisien, dan tetap menjaga kualitas penilaian.
Pihaknya juga berupaya agar jadwal berjalan sesuai target.
“Prinsipnya, tidak boleh ada yang terlewat hanya karena kendala teknis,” tegas Hadi.
Pemkab, kata dia, menargetkan seluruh rangkaian program dapat selesai tepat waktu.
Dengan tambahan sesi wawancara online, diharapkan distribusi beasiswa tetap berjalan lancar tanpa hambatan.
Hadi kembali memastikan bahwa penyaluran beasiswa akan dilakukan pada Oktober 2025.
“Bulan depan kami pastikan beasiswa Cinta Bergema sudah bisa diterima mahasiswa,” pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh