Radar Jember - Suasana khidmat dan semarak memenuhi penjuru Alun-Alun Jember, Rabu malam (24/9).
Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati jantung kota Jember dengan semangat spiritual perayaan Maulid Nabi dan puncak parade kebudayaan 449 ancak agung.
Sejak awal, nuansa khidmat sudah terasa dengan pembacaan zikir Ratibul Haddad.
Lalu, suara merdu dari seorang qariah, dan lantunan salawat nabi.
Para alim ulama, mubalig, dan masyarakat yang hadir ikut hanyut dalam suasana khidmat.
Bupati Jember Muhammad Fawait yang hadir turut merasakan suasana sakral itu, bersama KHR Moch. Kholil As'ad dan para muballigh.
"Mudah-mudahan dengan sAlawatan ini bisa membawa Jember Baru Jember maju," ucap Gus Fawait, sapaan akrab bupati.
Di hadapan para ulama dan masyarakat, ia menegaskan beberapa komitmennya.
Mulai dari program berobat gratis UHC, beasiswa kuliah kategori santri, honor guru ngaji, hingga membuka penerbangan Jember-Jakarta.
Ia juga meminta restu dan doa agar Jember ke depan lebih baik.
"Kami mohon doa, mudah-mudahan bisa membawa Jember lebih baik lagi, membanggakan seluruh masyarakat, termasuk para ulama, kiai dan habaib," imbuh dia. (mau/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh