KASIYAN TIMUR, Radar Jember - Abu Hasim, 38, warga Desa Serut, Kecamatan Panti harus dilarikan ke IGD Puskesmas Kasiyan, Kecamatan Puger.
Ia menjadi korban sabetan senjata tajam saat hendak pulang dari melaut pada Selasa (23/9) pukul 07.30 wib.
Korban yang kesehariannya menjadi nelayan itu menjadi korban penganiayaan sajam yang dilakukan Dasir, 28, warga Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger.
Beruntung saat mengalami luka parah dibagian pinggang sebelah kanan segera dilarikan ke Puskesmas oleh warga.
Karena darah terus mengalir dari bagian pinggir sekitar wilayah perutnya. Bukan hanya luka dibagian pinggangnya, tetapi juga dibagian jari mengalami luka akibat sabetan sajam pelaku.
Sebelum terjadi penganiayaan, pelaku sempat terjadi adu mulut dengan korban, kata teman korban yang juga sama-sama sebagai abk nelayan.
Awalnya sempat dilerai setelah terjadi cekcok mulut setelah turun dari kapal tempat kerjanya. Keduanya antara korban dan pelaku sama-sama pulang ke arah jalan Balung.
“Karena rumah korban ini di wilayah Panti dan pelaku rumahnya di Desa Kasiyan Timur, Kecamatan Puger,” kata Muhammad Nurul, 24, warga asal Kecamatan Panti.
IPTU Edy Purwanto Kapolsek Puger mengatakan, terjadinya pembacokan yang dilakukan pelaku terhadap korban ini diduga karena ada dendam.
Untuk sementara polisi masih belum bisa memintai keterangan dari pelaku. Karena setelah melakukan penganiayaan hingga korban luka dibagian perutnya itu, pelaku langsung kabur.
Sementara untuk korban sendiri masih menjalani perawatan di Puskesmas Kasiyan, Puger. Sehingga dalam kasus ini polisi masih belum memintai keterangan antara korban dan pelaku.
Hanya saja, menurut pengakuan teman korban awalnya sebelum terjadi penganiayaan hingga mengalami luka itu diawali dengan adu mulut saat turun dari perahu.
Sehingga oleh temannya sempat dilerai, namun pelaku yang rumahnya di Kasiyan Timur, langsung menghadang korban yang hendak pulang kerumahnya di Kecamatan Panti.
Saat korban melintas di jalan Kasiyan tepatnya di sekitar lintasan rel selatan lapangan pelaku langsung membacok korban hingga mengenai bagian perutnya.
“Teman korban dan warga sekitar langsung membawa korban ke IGD Puskesmas Kasiyan untuk mendapatkan perawatan,” kata Edy. (jum/bud)
Editor : M. Ainul Budi