Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

JFC Tampil di Kota Nanning Tiongkok, Bawa Sate hingga Kopi Sidomulyo

Yulio Faruq Akhmadi • Sabtu, 20 September 2025 | 21:10 WIB

 

MEMUKAU: Penampilan JFC defile Sate yang unik menarik perhatian pengunjung pada event The 22nd China- Asean Expo di Kota Nanning, Tiongkok pada 17-21 September.
MEMUKAU: Penampilan JFC defile Sate yang unik menarik perhatian pengunjung pada event The 22nd China- Asean Expo di Kota Nanning, Tiongkok pada 17-21 September.

TIONGKOK, Radar Jember – Mengenalkan Jember ke mata dunia, salah satunya bisa lewat makanan dan minuman.

Namun, kali ini dikemas berbeda.

Sebab, makanan masyarakat Madura termasuk Jember yaitu Sate, justru dibuat kostum oleh Jember Fashion Carnaval (JFC) yang tampil di The 22nd China-ASEAN Expo (CAEXPO) 2025 di Kota Nanning, Tiongkok, 17–21 September.

Tidak hanya memamerkan kreativitas busana, JFC juga mengusung misi diplomasi budaya sekaligus memperkenalkan produk unggulan Jember, kopi robusta Sidomulyo.

Tenant JFC pun juga terdapat kopi robusta Sidomulyo yang telah menembus pasar ekspor.

Presiden JFC, Budi Setiawan, menyampaikan partisipasi tahun ini meneguhkan posisi JFC sebagai wajah Indonesia di hadapan puluhan ribu pengunjung dari berbagai negara.

“Kami hadir membawa misi budaya dan kopi Jember ke panggung dunia. Expo ini bukan sekadar pameran seni, tetapi juga membuka peluang kerja sama bisnis dan investasi,” ungkapnya.

Dalam expo tersebut, setiap negara ASEAN menampilkan kekayaan khasnya.

Indonesia diwakili JFC dengan menampilkan 10 defile diantaranya Minang, Great wall Of China, Pinisi, Nias, Banjar, Sate Allograph, Sasando, Garuda serta Wayang. Kostum yang dibawa memadukan unsur tradisi dan modernitas.

Kostum-kostum itu berhasil mencuri perhatian publik internasional, sekaligus memperkuat branding Jember sebagai kota karnaval dunia.

Iwan menuturkan, partisipasi JFC di CAEXPO menjadi momentum strategis, sebab selain mengedepankan diplomasi budaya, juga membuka ruang bagi produk lokal untuk menjangkau pasar global.

“Setelah event ini diharapkan dapat membuka kolaborasi serta memperkuat posisi Jember di mata dunia, bukan hanya sebagai kota karnaval, tapi juga sebagai penghasil kopi berkualitas,” tutupnya. (yul/dwi)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #JFC #Kopi #Sidomulyo