Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kondisi Korban Bus Maut Jalur Bromo Membaik, 6 Sudah Pulang dan 16 Masih Dirawat di RSBS Jember

Sidkin • Rabu, 17 September 2025 | 13:00 WIB
MEMBAIK: Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Rizal (kiri), Plt Dirut Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, dan owner RSBS menjenguk korban laka bus jalur Bromo Probolinggo, di RSBS Jember, Senin (15/9).
MEMBAIK: Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Rizal (kiri), Plt Dirut Jasa Raharja Dewi Aryani Suzana, dan owner RSBS menjenguk korban laka bus jalur Bromo Probolinggo, di RSBS Jember, Senin (15/9).

Radar Jember – Kondisi korban kecelakaan bus rombongan RS Bina Sehat (RSBS) Jember di Probolinggo mulai menunjukkan perkembangan positif.

Dari 22 pasien yang sebelumnya menjalani perawatan, enam orang sudah diperbolehkan pulang.

Dengan begitu, masih ada 16 korban yang dirawat di RSBS Jember hingga kemarin pukul 13.30.

Owner RSBS Jember, dr Faida, menjelaskan, kondisi pasien secara umum semakin membaik.

Setelah visit dokter kemarin, enam orang bisa menjalani rawat jalan.

“Hari ini (kemarin, Red) dari 22 pasien yang dirawat inap, enam sudah boleh pulang. Jadi saat ini masih ada 16 orang yang menjalani rawat inap,” ungkapnya.

Meski demikian, perawatan intensif tetap dilakukan bagi empat pasien yang masih berada di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Jumlah ini berkurang dari enam pasien sebelumnya, karena dua di antaranya sudah cukup stabil dan dipindah ke ruang rawat biasa.

Mereka adalah Seputih Gita, perawat RSBS yang kehilangan istrinya dalam peristiwa itu.

Lalu, ada Edik Purnomo, suami perawat Ratna, yang kini sudah bisa bernapas lebih lega bersama keluarganya meski masih harus melanjutkan pemulihan.

Sementara itu, kondisi paling berat masih dialami seorang perawat bernama Betty.

Ia baru dipindahkan dari RS M. Saleh Probolinggo ke RSBS Jember dalam keadaan kritis dengan bantuan ventilator, Senin petang (15/9).

Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan ketat, dibantu tim medis lengkap serta ambulans dari RS Al-Huda Banyuwangi.

“Saat ini Betty sedang berusaha distabilkan di ICU RS Bina Sehat, masih dengan mesin ventilator. Mohon doanya agar Allah memberi pertolongan,” kata Faida.

Di tengah kabar duka, masih ada cerita haru lainnya.

Salah satu tenaga kesehatan yang sebelumnya kritis kini menunjukkan tanda-tanda membaik, meski masih dirawat di ICU.

Pihak rumah sakit belum menyampaikan kabar kehilangan kepadanya.

Sebab anaknya turut menjadi korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut.

Faida menambahkan, keberhasilan penanganan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak.

Mulai dari kolaborasi antar rumah sakit hingga bantuan kepolisian.

“Kerja sama yang baik antar rumah sakit sangat membantu kami. RS M. Saleh Probolinggo dan Polres Probolinggo juga memberi atensi luar biasa, bahkan ambulans yang membawa Betty mendapat pengawalan patwal sampai perbatasan kota,” pungkasnya. (kin/nur)

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #RS Bina Sehat Jember #jalur wisata #probolinggo #bromo #kecelakaan bus #RSBS