Radar Jember – Rencana Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Palang Merah Indonesia (PMI) Jember yang semula dijadwalkan berlangsung pada hari ini, Rabu (3/9) resmi ditunda.
Hingga kini, jadwal pelaksanaan kegiatan belum bisa dipastikan.
Sebab, PMI Jember masih menunggu petunjuk dari Bupati Jember Muhammad Fawait selaku pelindung organisasi.
Sekretaris Steering Committee (SC) Panitia, Lilik Niamah, mengatakan, penundaan itu diputuskan melalui rapat resmi kepanitiaan, beberapa hari lalu.
Lilik menyampaikan, seluruh tahapan persiapan Muskablub sebenarnya sudah berjalan matang.
Panitia sudah siap, baik secara teknis maupun administratif.
Namun, soal waktu dan tempat pelaksanaan masih harus menunggu arahan resmi.
"Kami masih menunggu petunjuk bupati," katanya singkat.
Menurutnya, komunikasi dengan pihak-pihak terkait terus dilakukan agar pelaksanaan Muskablub dapat segera dipastikan.
Panitia berharap penjadwalan ulang ini tidak mengurangi semangat seluruh anggota dan relawan PMI Jember dalam menyongsong agenda penting tersebut.
“Kami tetap optimistis, Muskablub ini akan terlaksana dalam waktu dekat," imbuhnya.
Lilik menjelaskan, sesuai Anggaran Dasar dan Rumah Tangga (AD/ART) PMI, Muskablub hanya memiliki agenda memilih ketua.
Adapun pihak yang memiliki hak suara terdiri atas PMI provinsi, pengurus kabupaten, dan masing-masing pengurus PMI kecamatan.
“Soal alur pencalonan akan diatur di tata tertib musyawarah. Siapa pun bisa menjadi calon ketua selama punya jejaring, kompetensi di PMI, kemampuan organisasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah,” jelasnya.
Untuk diketahui, PMI Provinsi Jatim menunjuk Sekretaris PMI Jember Zainollah sebagai Plt ketua.
Itu setelah Ketua PMI periode 2022-2027 M Thamrin mengundurkan diri pada Jumat (22/8) lalu. (kin/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh