KEPATIHAN, Radar Jember - Ratusan pengemudi ojek online (ojol) di Jember turun ke jalan.
Tepatnya di depan kantor Polre Jember jl R.A Kartini No 17 Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Patrang, Jember.
Mereka menggelar aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan, driver ojol yang meninggal setelah terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta, Kamis (28/8) malam lalu.
Selain menyuarakan tuntutan keadilan, aksi di bundaran Mapolres Jember pada Jumat (29/8) malam itu juga ditutup kirimkan doa untuk menddiang Affan Kurniawan.
Para driver kemudian berbondong-bondong masuk ke masjid Mapolres untuk melaksanakan salat gaib berjemaah.
Aksi salat gaib tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap sesama muslim.
“Affan meninggal saat menunaikan tugas sebagai ojol. Kami ingin kirim doa, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” kata Ketua Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FKJOB), Deddy Novianto saat berorasi.
Suasana khidmat terlihat sepanjang salat gaib. Jamaah memenuhi ruang utama masjid, sementara sebagian lainnya mengikuti hingga ke serambi.
Usai doa, beberapa peserta aksi masih bertahan sejenak di halaman Mapolres untuk kembali menyalakan lilin dan menundukkan kepala.
Kehadiran Kapolres Jember AKBP Bobby C Saputro di tengah massa juga menambah teduh jalannya aksi.
Ia menyampaikan rasa duka cita mendalam atas peristiwa yang menimpa Affan. “Kami turut berbela sungkawa.
Semoga almarhum husnul khatimah, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” katanya.
Aksi solidaritas yang berakhir dengan salat gaib itu berjalan damai. Bagi para driver ojol, doa bersama adalah cara sederhana untuk menunjukkan bahwa duka atas kepergian Affan bukan hanya milik keluarganya, tapi juga dirasakan ribuan rekan seprofesi di berbagai daerah, termasuk Jember.(yul)
Editor : M. Ainul Budi