Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Warung Sepi karena Jalan Gumitir Jember Ditutup, Pedagang Cilok Ini Justru Raup Rezeki di Jalur Alternatif

Jumai RJ • Kamis, 28 Agustus 2025 | 14:15 WIB

 

Samsul, warga Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, memanfaatkan penutupan jalan nasional dengan berjualan cilok di pintu masuk jalan alternatif, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.
Samsul, warga Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, memanfaatkan penutupan jalan nasional dengan berjualan cilok di pintu masuk jalan alternatif, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo.

Radar Jember - Samsul, penjual cilok asal Banyuwangi ini bisa memanfaatkan momen penutupan Jalur Gumitir.

Setiap hari dia jualan cilok dengan mangkal di jalan alternatif.

Penutupan jalan nasional selama dua bulan untuk perbaikan jalan di Km 36.800, Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, memang banyak memberi dampak bagi warga.

Salah satunya puluhan warung tutup.

Namun, selama itu, ada pedagang cilok bernama Samsul, 52, yang justru memilih mangkal di jalan alternatif.

Seperti diketahui, sejak penutupan jalan nasional penghubung Jember dengan Banyuwangi dilakukan, praktis tak ada kendaraan yang lewat.

Hanya ada jalan alternatif untuk kendaraan roda dua.

Sementara kendaraan roda empat dan kendaraan lainnya seperti bus dan truk jurusan Jember- Banyuwangi hingga Bali, harus lewat Jalur Pantura Bondowoso- Situbondo.

Penutupan ini pun berdampak pada puluhan pemilik warung di sepanjang Jalur Gumitir.

Demikian juga pemilik warung yang ada di Wilayah Kalibaru, Banyuwangi, ikut terdampak karena tidak ada kendaraan yang lewat.

Seperti truk dan bus yang biasa berhenti di warung-warung sebelum naik Gumitir.

Nah, kondisi warung di panjang Jalur Gumitir yang tutup justru dimanfaatkan oleh Samsul.

Pedagang bakso cilok asal Dusun Barurejo, Desa Kalibaru Manis, Kalibaru, Banyuwangi, itu justru mengais banyak rezeki.

Sejak jalan nasional ditutup, dia sempat bingung akan berjualan cilok ke mana.

Samsul kemudian berpikir, dia tidak mungkin berhenti jualan, karena dapur harus tetap ngebul.

Dia pun berusaha menjemput rezeki itu.

Samsul tak putus asa meskipun jalan yang biasa banyak kendaraan lewat, seketika sepi karena jalan ditutup total.

Nah, Samsul kemudian ingat ada jalan alternatif untuk pengendara sepeda motor.

Lewat jalan perkebunan.

Samsul yang biasa dipanggil cak Gondrong itu selanjutnya berjualan “Cilok Pangkalan 99” di pintu masuk jalan alternatif.

Sehari, dua hari, jualannya masih sepi.

Tetapi, setelah berjalan beberapa hari, banyak yang membeli ciloknya, bahkan sering ludes.

“Awalnya saya juga buat sedikit karena takut tidak ada yang beli. Ternyata kalau masih ada usaha untuk berjualan, ada saja jalannya,” kata Cak Gondrong itu.

Dia memanfaatkan jalur alternatif yang melewati jalan makadam di kawasan PTP Nusantara 1 Regional 5 Kebun Gunung Gumitir.

Dia ingat betul, awalnya sepi, namun belakangan ramai. “Alhamdulillah, semakin hari semakin banyak yang beli,” katanya.

Diakuinya, pembelinya kebanyakan pengendara yang akan masuk melewati jalan alternatif maupun yang keluar dari jalur itu.

“Pengendara sepeda motor dari Jember ke Banyuwangi kalau sudah keluar dari Pos Mrawan itu biasanya berhenti dulu sebelum melanjutkan perjalanannya ke Banyuwangi,“ kata Samsul.

Sebelum jualan di pintu masuk jalan alternatif Pos Mrawan, PTP Nusantara 1 Regional 5 Kebun Gunung Gumitir, Kecamatan Silo, dirinya berjualan di depan masjid pinggir jalan nasional depan perumahannya.

Alhamdulillah dengan penutupan jalan nasional ini masih bisa jual. Saya mulai berjualan setiap harinya sejak pukul 08.00 pagi hingga siang pukul 13.30,” katanya.

Bahkan menurut Samsul, di atas puklu 12.00 kadang sudah habis.

Di jalan itu, para pengendara mungkin kelelahan karena lewat jalan alternatif itu masih dengan kondisi jalan makadam, yang jauhnya 8 kilometer tanpa ada warung.

“Banyak yang sudah lewat jalan alternatif istirahat dan beli cilok,” ulas Samsul. (nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #mrawan #Jalur Gumitir #Jalur Gumitir ditutup #jalur pantura #jalan alternatif #penutupan jalan