Radar Jember - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Jawa Timur tahun 2025 digelar di Jember.
MTQ ini digelar 11 hingga 20 September mendatang.
Menjelang pelaksanaan bulan depan itu, persiapan sebagai tuan rumah makin dimatangkan.
Mulai dari sosialisasi ke masyarakat hingga persiapan internal kepanitiaan.
Bimbingan teknis (bimtek) terhadap liaison officer (LO) atau para pendamping juga telah digelar di aula Pemkab Jember, kemarin (21/8).
Sebanyak 76 LO itu menerima pembekalan pengenalan tugas dan tanggung jawab, pelayanan, komunikasi, hingga penanganan masalah di lapangan.
Sebab, mereka juga pendamping setiap kafilah atau daerah peserta sekaligus penghubung antara peserta dengan panitia.
Plt Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Jember Nurul Hafid Yasin menyebut, persiapan sebagai tuan rumah sudah 70 persen.
Semua desain, konsep pembukaan, penutupan, dan venue lomba juga sudah final.
Hal itu telah dipaparkan dan mendapatkan persetujuan.
"Sarana prasarana dan pendukung lainnya juga sudah siap," ujarnya.
Pada MTQ kali ini, ada 12 venue yang disiapkan tuan rumah.
Meliputi tiga venue indoor dan sembilan outdoor di sekitar kawasan kota.
Seperti Masjid Cheng Ho, Alun-Alun Jember, aula dinas, hingga lembaga pendidikan.
Sementara ada delapan cabang dengan 24 kategori perlombaan.
Oleh karena itu, kata Hafid, persiapan internal panitia terus dimaksimalkan.
Salah satunya dengan pembekalan kepada LO.
"MTQ ini diikuti lebih dari tiga ribu peserta. 38 daerah kabupaten/kota ikut semua," katanya.
Pada momentum ini, lanjutnya, diharapkan LO tak hanya mendampingi kafilah selama lomba saja.
Melainkan juga mampu mengenalkan potensi wisata di Jember.
Sehingga pembekalan mengenai pariwisata Jember juga diberikan kepada naradamping.
"Harapannya para peserta ini juga secara tidak langsung mempromosikan pariwisata Jember ke masyarakat luas," pungkasnya. (kin/dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh