Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pantai Papuma Jadi Rumah Baru! 250 Tukik asal Meru Betiri Jember dan Alas Purwo Banyuwangi Dilepas ke Laut

Yulio Faruq Akhmadi • Selasa, 19 Agustus 2025 | 13:45 WIB
PELESTARIAN: Sejumlah tukik asal sumbangan dari Taman Nasional Meru Betiri dan Alas Purwo dilepas di Pantai Papuma, kemarin.
PELESTARIAN: Sejumlah tukik asal sumbangan dari Taman Nasional Meru Betiri dan Alas Purwo dilepas di Pantai Papuma, kemarin.

Radar Jember – Pantai Papuma sejatinya bukan tempat alami bagi penyu untuk menetaskan telur-telurnya.

Biasanya, penyu memilih bertelur di Taman Nasional Meru Betiri di Jember atau Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi.

Namun, kemarin (18/8), sebanyak 250 tukik dilepasliarkan di Papuma dengan harapan suatu hari bisa kembali untuk menetaskan generasi baru.

Administrator (ADM) Perhutani KPH Jember Eko Teguh Prasetyo menyampaikan, meski Tanjung atau Pantai Papuma merupakan kawasan wisata yang cukup ramai didatangi pengunjung, bukan tidak mungkin wilayah ini juga bisa menjadi ekosistem yang memadai untuk perkembangbiakan hewan liar, termasuk penyu dan berbagai jenis burung.

“Pantai Papuma adalah tempat wisata yang harus tetap dijaga ekosistemnya. Harapannya, penyu-penyu yang dilepas bisa tumbuh besar dan kembali untuk bertelur,” katanya.

Dia melanjutkan, sebanyak 250 tukik tersebut didapat dari sumbangan tim konservasi Taman Nasional Meru Betiri Jember dan Taman Nasional Alas Purwo Banyuwangi.

Telur penyu yang ada memang sengaja diambil dan ditetaskan, untuk kemudian dilepas kembali demi meningkatkan peluang hidup penyu.

Selain pelepasan 250 tukik, Eko juga menyampaikan pihaknya melepasliarkan sekitar 300 burung perkutut.

Burung itu didapat dengan membeli dari sejumlah pedagang burung di Jember.

“Kami meyakini burung-burung yang dijual di pasaran ditangkap secara ilegal di alam liar. Karena itu, kami membeli lalu melepaskannya kembali di bukit utara Papuma. Harapannya sama, untuk menjaga keseimbangan ekosistem Papuma,” ungkapnya.

Upaya konservasi tersebut juga dilakukan untuk memperingati Hari Konservasi Nasional yang jatuh pada 10 Agustus, sekaligus memeriahkan HUT RI ke-80.

“Upaya konservasi ini memang belum rutin, tapi kami akan terus berupaya menjaga ekosistem, terutama di wilayah Papuma,” tutupnya. (yul/nur)

Baca Juga: Pengetatan Diska Bukan untuk Memperumit, Upaya Penekanan dan Edukasi Sejak Dini di Kabupaten Jember

JENIS PENYU DAN LOKASI DI JEMBER

Enam Jenis Penyu Ditemukan di Pesisir Jember:

  1. Penyu Hijau (Chelonia mydas)
  2. Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata)
  3. Penyu Lekang (Lepidochelys olivacea)
  4. Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)
  5. Penyu Pipih (Natator depressus)
  6. Penyu Tempayan (Caretta caretta)

Keterangan: Jenis penyu di dunia yang tidak ada di Jember adalah Penyu Kempi, dari di perairan Australia.

 

Lokasi Pendaratan dan Migrasi Penyu di Jember:

Baca Juga: Desak Rampung Lebih Cepat, Komisi C DPRD Jember Sidak Perbaikan Jalan Gumitir

Fakta konservasi:

 

Beberapa Giat Terkait Tukik:

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #tukik #dilepasliarkan #pantai papuma #banyuwangi #alas purwo #Taman Nasional Meru Betiri