Radar Jember - Perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Jember-Banyuwangi bukan hanya di Km 36.800 atau tikungan Mbah Singo saja.
Namun, Km 37.600 atau di sekitar Warung Khokap juga dikerjakan.
Seperti diketahui, Jalur Gumitir yang masuk Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo, ini ditutup total selama 62 hari.
Ini terhitung sejak tanggal 24 Juli hingga 24 September 2025.
Nah, dengan demikian, fokus pengerjaan perbaikan jalan yakni di Km 36.800 dan Km 37.600.
Di dua lokasi ini, kondisinya sama-sama longsor dan jalan retak.
Di lokasi, satu alat berat jenis bore pile terus melakukan pengeboran hingga pengecoran pancang beton untuk penahan jalan.
Rencananya akan dipasang 15 pancang beton untuk jalan yang ambrol tersebut.
Namun, selama dua hari pengerjaan pengeboran dengan alat bore pile sejak Rabu (13/8) hingga Kamis (14/8) sudah ada 7 pancang yang selesai dicor.
Perbaikan di Km 37.600 ini juga dilakukan pengerjaan dengan cara dilembur.
Hal ini agar pengeboran dan pengecoran tidak terkendala cuaca, yakni hujan.
Sebelumnya, di wilayah Jalur Gumitir sempat hujan dan pekerjaan tersendat.
Kini masih tersisa 8 pancang lagi yang harus diselesaikan.
“Semoga saja saat proses pengeboran tidak terkendala cuaca yakni hujan dan kerusakan pada alatnya,” katanya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, di lokasi terlihat ada satu alat bor (bore pile).
Selain itu, satu alat berat jenis ekskavator serta pekerja yang melakukan perakitan untuk pancang.
Perbaikan jalan nasional itu terus dikebut.
Termasuk perakitan rangka yang akan dipasang ke lubang pancang.
Sebab, sebelumnya di Km 37.600 itu sudah dipasang bronjong, namun tergerus longsor. (jum/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh