Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bupati Jember Gus Fawait Soal Bandara Notohadinegoro: Pendahulu Kita Sudah Menghadirkan, Sekarang Tugas Kita Menghidupkan

Maulana RJ • Selasa, 12 Agustus 2025 | 01:57 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait, di sela-sela melakukan bakti sosial kesehatan dengan membuka operasi katarak, di RSD Kalisat, Jember (5/8/2025) (Foto. Maulana/Radar Jember)
Bupati Jember Muhammad Fawait, di sela-sela melakukan bakti sosial kesehatan dengan membuka operasi katarak, di RSD Kalisat, Jember (5/8/2025) (Foto. Maulana/Radar Jember)

AJUNG, Radar Jember - Pemkab Jember terus mengupayakan agar Bandara Notohadinegoro di Desa Wirowongso, Kecamatan Ajung, Jember, bisa kembali beroperasi.

Tidak sekedar hidup, namun juga melayani penerbangan dengan rute baru yakni Jakarta - Jember.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, keberadaan bandara tidak sekedar menjadi kebanggaan masyarakat semata, namun juga diharapkan dapat mendongkrak perekonomian dan pariwisata di Jember.

Baca Juga: Ini Besaran Tarif Flight Jember - Bali yang Diberlakukan Pemkab Jember Jika Bandara Notohadinegoro Kembali Beroperasi

Menurut Gus Fawait, sapaan akrab dia, keberadaan bandara menguatkan konektivitas antar wilayah. Selain mendukung tumbuhnya investasi, juga untuk mendukung geliat pariwisata.

“Kemajuan pariwisata harus ditopang dengan kemajuan infrastruktur yang memadai, salah satunya bandara. Sehingga, tidak sekedar menarik kunjungan wisatawan, namun juga membuat event-event di Jember bisa lebih mendunia,” katanya, saat memberi keterangan terbuka, bersama Wamenpar RI, Ni Luh Puspa, di perhelatan JFC 2025, Minggu (10/8/2025). 

Lebih lanjut, Gus Fawait meyakinkan bahwa Jember dianugerahi potensi pariwisata yang luar biasa.

Baca Juga: Bos Lion Group Dikabarkan Segera Mendarat ke Jember, Bahas Reaktivasi Bandara Notohadinegoro

Tidak hanya wisata alamnya, namun juga terdapat wisata religi, wisata kota pendidikan, wisata kebudayaan, dan beberapa lainnya yang tidak ditemukan di daerah lain.

Bahkan sejumlah komoditas unggulan Jember telah tembus pasar mancanegara seperti kopi, tembakau, coklat, hingga edamame.

Ia mengharapkan semua elemen masyarakat turut mendukung upayanya tersebut demi pembangunan Jember ke depan. "Jadi sekarang sudah saatnya pariwisata Jember bangkit seperti 15 tahun yang lalu atau lebih,” imbuhnya.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Pastikan Honor Guru Ngaji Dicairkan Lebih Terhormat, Terbesar Sepanjang Sejarah Jember!

Dalam kesempatan berbeda, saat sidang paripurna pembahasan Perubahan APBD Jember 2025, di gedung DPRD Jember (7/8/2025), Gus Fawait menyatakan bahwa keberadaan bandara ini sudah menjadi tugas pemerintah daerah untuk merawat dan menghidupkannya.

“Pendahulu kita telah menghadirkan bandara, sekarang tugas kita menghidupkannya,” tegas mantan anggota DPRD Jatim Fraksi Gerindra ini.

Baca Juga: Pertegas Jember Miniature of Indonesia, Gus Fawait dan Wamenpar Ni Luh Puspa Kunjungi Peninggalan Hindu dan Gereja

Rencananya, Bandara Notohadinegoro akan kembali beroperasi pada 17 Agustus 2025 ini sekaligus menjadi kado yang istimewa untuk Jember saat momen Kemerdekaan Indonesia yang ke-80.

“Insya Allah penerbangan Jember - Jakarta bisa kita realisasikan kembali bulan Agustus ini, dan ini menjadi bagian dari sejarah baru yang kita capai bersama,” harapnya.

Editor : M. Ainul Budi
#Wamenpar #Jember #APBD #jakarta jember #Bandara Notohadinegoro #Ni Luh Puspa #DPRD #Jakarta #kemerdekaan indonesia #Pariwisata #agustus #JFC #Bupati Jember #Gus Fawait