Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Euforia JFC 2025: Hotel di Jember Penuh Dipesan, Delegasi Jepang Borong 100 Kamar Sekaligus

M Adhi Surya • Senin, 11 Agustus 2025 | 15:00 WIB
BERMALAM DI JEMBER: Penyanyi asal Jepang tampil di acara JFC.
BERMALAM DI JEMBER: Penyanyi asal Jepang tampil di acara JFC.

Radar Jember - Euforia Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025 langsung terasa sejak hari pertama penyelenggaraan.

Kota Jember dipadati wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Lonjakan kunjungan ini memicu tingkat hunian hotel melesat tajam.

bahkan sebagian sudah penuh terisi sejak beberapa pekan lalu.

Java Lotus Hotel Jember menjadi salah satu yang merasakan dampak positif tersebut.

General Manager Java Lotus Hotel Jeffrey Wibisono mengatakan, antusiasme peserta dan tamu tahun ini meningkat signifikan dibandingkan gelaran sebelumnya.

“Delegasi dari Jepang bahkan sudah mengamankan 100 kamar sejak November lalu. Istilahnya buyout,” ujarnya kepada awak media.

Sejak hari pertama JFC, suasana hotel terasa berbeda.

Lobi dipenuhi tamu yang mengenakan busana khas karnaval atau perlengkapan fotografi.

Rapat koordinasi tim JFC dan tim pendukung juga kerap berlangsung di area hotel.

“Secara persiapan, tahun ini jauh lebih cepat dan matang. Aktivitas meeting dengan tim JFC sudah dimulai jauh sebelum event berjalan,” tambah Jeffrey.

Selain Jepang, tamu mancanegara dari negara lain seperti Australia, Belanda, dan Singapura juga terlihat hadir.

Banyak di antaranya datang secara rombongan untuk mendokumentasikan JFC atau bahkan ikut dalam parade.

Wisatawan domestik pun tak mau ketinggalan, memesan kamar sejak jauh hari demi mendapatkan lokasi menginap strategis.

Tingginya permintaan membuat pihak hotel menambah tenaga pelayanan dan menghadirkan paket spesial yang memadukan pengalaman menginap dengan akses ke acara JFC.

“Kami ingin tamu tidak hanya menginap, tapi juga merasakan atmosfer JFC,” tutur Jeffrey.

Gelaran JFC 2025 terus mengundang arus wisatawan hingga hari terakhir.

Perputaran ekonomi pun mulai terasa di berbagai sektor, dari kuliner, transportasi, hingga penjualan kerajinan tangan.

“JFC ini seperti mesin penggerak ekonomi, semua sektor ikut kebagian rezeki,” imbuhnya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jember Tegoeh Soeprajitno menyatakan, reservasi hotel, khususnya di sekitar jalur utama karnaval, mulai masuk sejak awal Agustus.

“Hotel yang berada di sekitar runway JFC sudah mulai menerima reservasi untuk tanggal 8 dan 9 Agustus. Sabtu malam menjelang hari H menjadi puncak keramaian,” ujarnya.

Meski demikian, Tegoeh memberikan catatan kritis terhadap kondisi infrastruktur pariwisata di Jember.

Ia menilai masih banyak fasilitas dasar yang kurang memadai, terutama di pusat kota.

“Sepanjang Jalan Gajah Mada dan Sultan Agung, yang jadi titik keramaian, masih minim tempat sampah. Lampu-lampu taman pun banyak yang mati. Ini tentu memengaruhi estetika kota,” pungkasnya. (dhi/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #jember fashion carnaval #JFC 2025 #tingkat hunian hotel