RADAR JEMBER – Panggung utama di depan Kantor Pemkab Jember pagi itu berubah jadi lautan warna dan tawa. World Kids Carnival resmi membuka gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) 2025, menghadirkan ratusan anak yang memamerkan kebolehannya di panggung dunia.
Dari deretan penonton, emak-emak tampak tak kalah semangat. Begitu anaknya muncul di barisan, ponsel langsung terangkat tinggi. Ada yang memotret, ada pula yang merekam video sambil bersorak memanggil nama sang buah hati.
Tak hanya kostum penuh warna, atraksi yang dibawakan juga menghibur. Ratusan anak tampil dalam format drumband, bernyanyi, dan menari dengan percaya diri. Semua menunjukkan bahwa panggung JFC memang milik siapa saja, termasuk talenta-talenta cilik Jember.
Pengamanan Terbaik Negeri
Dalam sambutannya, Presiden JFC Budi Setiawan memastikan gelaran ini aman dan nyaman.
“JFC diamankan oleh pengamanan terbaik negeri, jajaran TNI dan Polri,” ujarnya.
Budi juga mengajak seluruh warga Jember untuk terus menjaga semangat kreatif.
“JFC bukan sekadar event tahunan, tapi gerakan Jember sebagai culture city. Jangan berhenti, jangan ragu, jangan menyerah untuk terus melangkah sampai titik yang membahagiakan banyak orang. Karya adik-adik dari Jember ini untuk Indonesia dan dunia,” tegasnya.
Di sela sambutan, Budi menyampaikan belasungkawa atas wafatnya ayah Ketua Ekraf Jember, Mas WK. Ia juga menyoroti kolaborasi budaya Jepang–Indonesia yang turut hadir memeriahkan JFC tahun ini.
“Welcome,” ujarnya menyapa tamu internasional yang hadir.
Salam Hormat dari Jepang
Sakura Agent, perwakilan dari Jepang yang menjalin kerja sama budaya dengan Jember, turut menyampaikan apresiasinya. “Kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jember dan Bapak Bupati Fawait,” ucapnya.
Kolaborasi ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri, menguatkan hubungan kebudayaan kedua negara di panggung internasional.
Apresiasi untuk Warga Jember
Ketua Tim Penggerak PKK Jember, Ning Gita Puspita, juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
“Warga Jember harus bangga. Ratusan anak Jember dengan tarian dan drumband-nya telah memukau warga Jember dan dunia,” katanya.
Ia pun mengucapkan selamat datang kepada para fotografer dari berbagai penjuru dunia yang datang khusus untuk mengabadikan momen spektakuler ini.
Dengan pembukaan semeriah ini, JFC 2025 kembali membuktikan diri bukan hanya sebagai festival kostum, tetapi juga panggung kebanggaan Jember di mata dunia.(yul)
Editor : M. Ainul Budi