KEPATIHAN, Radar Jember - Perhelatan akbar Jember Fashion Carnaval (JFC) tahun ini bukan sekadar ajang unjuk busana kreatif.
Di balik kemegahan kostum dan parade defile, tersimpan pesan mendalam tentang kesempurnaan manusia.
Lewat tema besar bertajuk Evoluxion, JFC ingin menyadarkan bahwa manusia diciptakan dalam bentuk paling sempurna, dan sejatinya mampu melakukan apa saja.
Presiden JFC, Budi Setiawan, menjelaskan, tema Evoluxion merupakan gabungan dari tiga kata: evolution, luxury, dan innovation.
"Evolusi berbicara tentang perkembangan manusia dari masa ke masa. Luxury mengarah ke pencapaian tertinggi umat manusia, dan innovation adalah dorongan untuk terus menciptakan hal baru," paparnya saat ditemui pada preskon pro gus e di RSD Kalisat, kemarin (5/8).
Menurut Pria yang akrab disapa Iwan itu, banyak pencapaian manusia yang dahulu dianggap mustahil, kini terbukti bisa dilakukan. Sayangnya, masih banyak orang yang belum menyadari hal tersebut.
“Kita sebagai manusia itu punya potensi luar biasa, mulai dari penemuan bahasa, musik, bangunan, ilmu kesehatan, astronomi, semuanya menunjukkan kalau manusia punya potensi luar biasa. Namun masih banyak yang merasa rendah diri, gak bisa apa-apa. Padahal, kita semua punya kesempurnaan bawaan,” tambahnya.
Pesan tentang kesempurnaan itulah yang diangkat secara visual dalam parade defile tahun ini.
Terdapat 10 defile yang masing-masing merespons tema besar Evoluxion dengan cara yang berbeda-beda. Defile pertama dibuka dengan Anatomy, yang menarasikan betapa sempurnanya struktur tubuh manusia.
“Dulu kita pernah buat 3 defile, pernah 5, lalu 7. Tapi akhirnya 10 adalah jumlah ideal secara durasi, pesan, dan estetika,” ujar Iwan.
Perhelatan ini bakal berlangsung dari tanggal 8 hingga 10 Agustus mendatang, persiapannya pun terus digeber. Hingga kemarin (5/8), panggung utama dengan tinggi lebih dari 3 Meter terlihat telah berdiri kokoh di depan kantor Pemkab Jember.
Sejumlah performer juga tampak sibuk berlatih, ada yang berlalu lalang mengasah kemampuan catwalk ada pula yang dengan piawai memainkan bendera drumband.
Iwan menyebut, saat ini 99 persen persiapan telah rampung. Dia membagi persiapan kedalam tiga kategori. Pertama persiapan dari segi performer, terdapat lebih dari 2000 performer yang telah intensif berlatih sejak bulan lalu. Busana yang akan mereka kenakan pun telah rampung .
“Secara umum, busana sudah selesai semua, tapi mungkin masih bisa ada perubahan minor. Performernya juga sudah hampir 100 persen siap,” katanya.
Kemudian persiapan yang lain adalah dari sisi Panggung dan Undangan tamu VVIP. Untuk panggung, menurut Iwan semuanya berjalan sesuai rencana. Sedangkan untuk undangan VVIP, pihaknya belum bisa memastikan kehadiran semua tamu undangan.
“Orang kementerian jadwalnya sangat tentatif, tidak bisa diprediksi, Sebagian sudah konfirmasi kedatangan, sebagian masih kami tunggu,” tuturnya. (yul/nur)
Editor : M. Ainul Budi