PANCA KARYA, Radar Jember - Ada gudang pengeringan tembakau yang ludes terbakar lagi. Sebelumnya terjadi di gudang pengeringan di Desa Lengkong, Kecamatan Mumbulsari.
Kini kebakaran PTP Nusantara 1 Regional V, Kebun Ajung, di Dusun Curah Renteng, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, pukul 05.00, Senin (4/8).
Gudang berukuran 20 meter x 60 meter dengan 30 kamar itu penuh dengan tembakau yang belum kering. Pertama kali terbakarnya gudang itu diketahui oleh seorang security.
Mengetahui api mulai membakar saksi terus mendatangi lokasi dan melaporkan ke petugas Piket Polsek. Namun api terus membesar dan membakar gudang itu.
Kapolsek Ajung Iptu Fathur Rozzi mengatakan, belum diketahui pasti penyebab kebakaran gudang pengeringan tembakau penataran renteng C milik PTPN I Regional V Kebun Ajung tersebut.
“Ada beberapa saksi yang sudah dimintai keterangan. Selain itu Satreskrim Polsek Ajung berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Jember untuk mengetahui penyebab kebakaran gudang tersebut,” katanya.
Kebakaran gudang pengeringan dari bahan bambu dan atap daun tebu itu diketahui oleh security. Selanjutnya saksi mendatangi gudang yang sudah terbakar.
Gudang yang terbakar itu berisi tembakau 30 kamar/longkang. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Akibat kejadian tersebut, pihak PTP Nusantara 1 Rayon V Kebun Ajung ditaksir mengalami kerugian sebesar Rp 510 juta atau setengah miliar lebih,” jelasnya.
Komandan Regu C Pemadam Kebakaran dan penyelamatan, Syamsullah Adi mengatakan, ia segera merespons laporan tersebut dan tiba di lokasi sekitar pukul 06.05.
Ada dua unit mobil Damkar dengan delapan personel dikerahkan untuk memadamkan api.
"Setelah mendapat laporan dari satpam tim langsung meluncur ke lokasi. Api berhasil dipadamkan menggunakan dua unit dalam waktu singkat,” jelasnya.
Sementara untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kebakaran itu, pihaknya berkoordinasi dengan Tim Inafis Polres Jember yang melakukan olah TKP. (jum/nur)
Editor : M. Ainul Budi