Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Krisis BBM di Jember Selesai, Aktivitas ASN dan Sekolah Kembali Normal! Gus Fawait: Kita Lebih Cepat dari Daerah Lain

Maulana RJ • Sabtu, 2 Agustus 2025 | 14:45 WIB
BERI KETERANGAN TERBUKA: Bupati Fawait bersama Sekda, dan SBM Pertamina, saat memberikan keterangan terbuka terkait kaitan pemulihan Jember pasca krisis BBM, di Hotel dan Restoran Rembangan, Jember.
BERI KETERANGAN TERBUKA: Bupati Fawait bersama Sekda, dan SBM Pertamina, saat memberikan keterangan terbuka terkait kaitan pemulihan Jember pasca krisis BBM, di Hotel dan Restoran Rembangan, Jember.

Radar Jember - Krisis bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menyandera Jember sejak beberapa hari kemarin, kini perlahan mulai berangsur-angsur pulih.

Kerja cepat pemerintah terkait hingga Pertamina mulai membuahkan hasilnya.

Terpantau hingga Jumat (1/8/2025) kemarin, mayoritas SPBU di Jember mulai melayani pembelian tanpa terjadi antrean panjang.

Kondisi itu juga diikuti dengan kebijakan Pemkab Jember yang kini telah mencabut surat edaran tentang pembelajaran daring bagi SD dan SMP, dan pemberlakuan work from home (WFH) bagi seluruh ASN di lingkungan pemkab.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa krisis BBM di Jember dapat ditangani dengan baik.

Oleh karenanya, ia menyatakan mencabut kembali kebijakan sekolah daring dan WFH bagi ASN tersebut.

"Kondisi sudah kembali normal dan aman, maka kami kembali mengaktifkan proses pembelajaran secara offline, dan pegawai yang sebelumnya WFH, juga kami kembalikan, mulai Senin (4/8/2025)," katanya, saat menyampaikan keterangan resminya secara terbuka, di Rembangan, Patrang, Jember, Jumat petang (1/8).

Tak hanya tertangani dengan baik, pemulihan krisis BBM di Jember juga disebut-sebut tercepat dibandingkan krisis serupa di sejumlah daerah di Indonesia.

"Alhamdulillah, dalam kurun waktu empat hari, kita lebih cepat dibanding di daerah lain yang butuh berminggu-minggu. Kita bisa keluar dari krisis ini berkat kerja cepat semua elemen," imbuh Gus Fawait.

Tidak lupa, Gus Fawait mengutarakan terima kasih kepada Presiden Prabowo, sejumlah anggota DPR, jajaran kementerian, Pemprov Jatim, TNI/Polri, satuan OPD di lingkungan pemda, relawan, serta Pertamina, yang telah turun tangan, bersinergi untuk mengatasi krisis BBM di kota berpenduduk 2,6 juta jiwa ini.

"Untuk masyarakat Jember kami juga ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas doa dan informasi yang disampaikan kepada kami. Tanpa panjenengan semua, kita tidak bisa keluar dari krisis BBM ini," tambahnya.

Sales Brand Manager Pertamina Area Jember Hendra Saputra menambahkan bahwa kondisi di seluruh SPBU di Jember hari ini telah berangsur-angsur normal.

Ia juga memastikan stok BBM akan tetap aman hingga selama penutupan Jalur Gumitir berlangsung.

"Per hari ini, 1 Agustus, kita telah mengirimkan stok/pasokan BBM, mulai hari ini kita pastikan di 40 SPBU di Jember dapat melayani pembelian BBM dan lancar," pungkas Hendra. (mau/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #krisis bbm #pertamina #Bupati Jember #Gus Fawait