Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sebut Ada Hikmah untuk Semuanya, Mantan Wabup Jember Apresiasi Upaya Pemerintah dan Pertamina Atasi Krisis BBM

Maulana RJ • Kamis, 31 Juli 2025 | 02:31 WIB
Kondisi SPBU di Jalan Gajah Mada Kaliwates, Jember, saat distribusi BBM tersendat hingga menimbulkan banyak kepanikan di masyarakat, Sabtu (26/7). (Maulana/Radar Jember)
Kondisi SPBU di Jalan Gajah Mada Kaliwates, Jember, saat distribusi BBM tersendat hingga menimbulkan banyak kepanikan di masyarakat, Sabtu (26/7). (Maulana/Radar Jember)

KALIWATES, Radar Jember - Krisis bahan bakar minyak (BBM) yang sempat menerpa Kabupaten Jember dan sekitarnya, memantik keprihatinan dari sejumlah kalangan.

Salah satunya datang dari Wakil Bupati Jember periode 2016-2021, KH Abdul Muqit Arief.

Ia mengapresiasi pihak-pihak terkait yang telah sigap melakukan penanganan hingga krisis ini bisa diakhiri.

Mulai dari pemerintah provinsi, pemerintah daerah, termasuk pihak Pertamina. “Saya kira usaha dari Pertamina dan pemerintah sudah maksimal,” katanya, dalam keterangan resminya, Rabu 30 Juli 2025.

Ia mengharap masyarakat Jember bisa memahami kondisi ini dan mencegah adanya tindakan yang memanfaatkan situasi hingga berakibat merugikan orang lain. 

“Dan yang sangat penting, jangan sampai ada oknum-oknum yang memanfaatkan kondisi ini untuk kepentingan pribadi," harapnya.

Baca Juga: Sayangkan Kacaunya Distribusi BBM, Bupati Jember Gus Fawait Minta Pertamina Tambah Stok BBM dan Gas Elpiji

Penanganan krisis BBM di Jember ini, disikapi Pertamina dengan mengerahkan 86 unit armada truk tangki ke Jember. 

Kiai Muqit, sapaan akrab dia, berharap pengiriman tersebut dikawal hingga pelayanan di stasiun pengisian bahan bakar umum atau SPBU se-Jember dapat berjalan lancar.

“Kalau tidak dikawal, saya khawatir, nanti dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab. Seperti kemarin, ada yang memanfaatkan ada harga Pertamax di tingkat pengecer dijual hingga mencapai Rp 35 ribu per liter," beber dia.

Ia juga berharap pemerintah daerah dan aparat aparat keamanan turut mengawal penuh proses distribusi ini demi persoalan BBM di Jember bisa kembali pulih.

Baca Juga: Bupati Jember Gus Fawait Siapkan Ambulu Jadi Kawasan Wisata Ekraf, Batik Lokal Bakal Tembus Pasar Luas!

Ia juga meyakinkan bahwa ada hikmah untuk semua pihak di balik krisis BBM di Jember ini.

"Krisis yang terjadi sekarang ini adalah sesuatu yang tidak diharapkan oleh semua pihak. Bukan hanya masyarakat, tetapi pemerintah juga sangat tidak berharap ini terjadi," paparnya.

"Bukan hanya pelaku usaha, saat ini orang yang sedang panen kopi kesulitan mengangkut hasil panennya dari ladang ke rumah, karena tidak ada BBM di kendaraan mereka," tambah dia.

Kiai Muqit menghargai langkah-langkah yang dilakukan Pertamina bersama pemerintah. Ia meminta masyarakat tetap bijak dan ikut mendukung langkah-langkah jalan keluarnya.

"Mari kita memahami apa yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mengatasi persoalan ini," imbuh Pengasuh Pondok Pesantren Al Falah, Karangharjo, Kecamatan Silo, Jember, itu. 

Baca Juga: Ngantor di Desa, Bupati Jember Gus Fawait Bermalam di Pantai Watu Ulo dan Serap Aspirasi Warga Ambulu!Baca Juga: Ngantor di Desa, Bupati Jember Gus Fawait Bermalam di Pantai Watu Ulo dan Serap Aspirasi Warga Ambulu!

Sebagai informasi, krisis BBM terjadi di Jember sejak Sabtu 26 Juli 2025.

Antrean panjang warga yang berburu BBM terlihat di semua SPBU di Jember. Bahkan ada masyarakat yang rela tidur di SPBU karena ingin mendapatkan jatah BBM.

Terpisah, Bupati Muhammad Fawait mengaku sedikit lega setelah mendengar penjelasan Pertamina, bahwa ada pengiriman BBM besar-besaran, sedang digencarkan, mulai Senin malam, 28 Juli 2025.

Dari sebelumnya dikirim dari Depo Banyuwangi, kini saat jalur Gumitir ditutup, dialihkan dikirim besar-besaran dari Malang dan Surabaya, hingga dari Solo.

“Alhamdulillah, ini sudah ada upaya serius dari Pertamina untuk menyelesaikan kelangkaan BBM," kata Gus Fawait, sapaan akrabnya, saat menyampaikan keterangan terbuka di gedung DPRD Jember, Senin malam. 28 Juli 2025.

Editor : M. Ainul Budi
#Surabaya #Pemkab Jember #Jember #krisis bbm #BBM #SILO #pertamina #malang #spbu #banyuwangi #Gus Fawait