Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sayangkan Kacaunya Distribusi BBM, Bupati Jember Gus Fawait Minta Pertamina Tambah Stok BBM dan Gas Elpiji

Maulana RJ • Selasa, 29 Juli 2025 | 15:35 WIB
"Kami akan pantau, day to day, nanti malam kita akan bertemu kembali untuk memantau perkembangannya." MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember.
"Kami akan pantau, day to day, nanti malam kita akan bertemu kembali untuk memantau perkembangannya." MUHAMMAD FAWAIT, Bupati Jember.

Radar Jember - Bupati Jember Muhammad Fawait merespons kegaduhan di masyarakat terkait antrean panjang memburu BBM, yang terjadi di hampir setiap SPBU di Jember.

Hal itu ia kemukakan seusai bertemu dengan Sales Brand Manager Pertamina Area Jember Hendra Saputra, di sela-sela giat Bunga Desaku jilid 3, di kecamatan ujung Selatan Jember itu, pada Minggu malam (27/7) pukul 23.30 waktu setempat.

Ia menyayangkan, mengapa penutupan Jalur Gumitir itu tidak diprediksi dampak krusial yang ditimbulkan yakni kekacauan distribusi BBM hingga berujung semua SPBU di Jember kehabisan stok BBM.

Terlebih menurutnya, keberatan serupa juga sempat dilayangkan anggota DPRD Jember, yang meminta agar pemerintah pusat mengkaji ulang penutupan Gumitir ini.

Namun, karena saran itu tak digubris, mayoritas masyarakat Jember kini merasakan langsung dampaknya.

"Kenapa penutupan jalan ini (Gumitir, Red) tidak diprediksi sebelumnya, memang penutupan itu kewenangan pusat, BBM juga kewenangan pusat, malah kita memprotes," urainya, Senin (28/7).

Bupati Fawait juga membeberkan beberapa poin hasil pertemuan itu.

Antara lain ada kabar bahwa pasokan BBM yang didatangkan dari luar kota; Malang dan Surabaya, sedang perjalanan meluncur ke Jember.

Disampaikan juga bahwa armada tambahan dari Solo, turut dikerahkan untuk mempercepat proses distribusi.

Meski begitu, antrean mengular panjang di hampir setiap SPBU di Jember, masih terpantau hingga Senin petang (28/7/2025).

Bupati Fawait mengaku ia terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina untuk memantau kondisi terkini.

Ia dijanjikan bahwa Pertamina akan menambah armada untuk distribusi BBM.

"Kami akan pantau, day to day, nanti malam kita akan bertemu kembali untuk memantau perkembangannya," urainya.

Lebih jauh, Gus Fawait, sapaan akrab dia, juga meminta kepada Pertamina agar tidak hanya memperhatikan distribusi BBM saja.

Namun, juga distribusi gas elpiji, yang juga harus ditambah.

"Sudah kami ingatkan, bukan cuma BBM, tapi elpijinya juga harus diantisipasi. Jangan sampai langka seperti sebelum-sebelumnya," pintanya.

Ia mengaku telah menyampaikan keberatannya secara terbuka atas kekacauan distribusi BBM di Jember ini kepada Pertamina dan telah ada jawaban solusi.

Yakni penambahan armada untuk pengiriman BBM ke Jember.

"Kita protes ke Pertamina dan meminta agar mengambil langkah-langkah taktis, akhirnya sudah ada solusi, Pertamina mengerahkan banyak truk untuk pengiriman ke Jember," imbuhnya.

Persoalan kacaunya distribusi BBM ini juga sempat memicu kegaduhan di media sosial lantaran dianggap bukan permasalahan yang fundamental.

Gus Fawait membantah jika persoalan kelangkaan BBM itu sebagai hal biasa.

Ia menyatakan, akar permasalahannya pada distribusi, bukan pada pengurangan stok BBM.

"Biasa lah kalau ada pemelintiran seperti itu, kalau sudut pandangnya cinta, tidak akan salah paham. Kalau sudut pandangnya kebencian, ngomong A bisa lari ke B dan C," katanya.

Mantan legislator DPRD Jatim ini kembali menegaskan bahwa akar permasalahan BBM di semua SPBU di Jember hari ini karena faktor distribusi yang tersendat, bukan lantaran pengurangan kuota.

"Saya juga minta kepada masyarakat Jember tetap tenang, meski ini bukan kewenangan kami, tapi kami terus berupaya, berkoordinasi dengan pihak terkait dan berwenang, agar soal BBM ini segera teratasi," imbuhnya. (mau)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #bbm langka #pertamina #Bupati Jember #Gus Fawait