Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Krisis BBM di Jember Berlanjut, Ini Tips Hemat BBM agar Tetap Bisa Beraktivitas

Yulio Faruq Akhmadi • Senin, 28 Juli 2025 | 18:26 WIB
KEHABISAN BENSIN: Pengendara motor di jalan gajah mada mendorong motonya yang tengah kehabisan bensin, Sabtu 27/7 (Foto Yulio FA/Radar Jember)
KEHABISAN BENSIN: Pengendara motor di jalan gajah mada mendorong motonya yang tengah kehabisan bensin, Sabtu 27/7 (Foto Yulio FA/Radar Jember)

Radar Jember - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember belum juga usai. Hingga Senin (28/7), sejumlah SPBU masih dipadati antrean kendaraan sejak pagi hari.

Kondisi ini membuat warga kesulitan memulai aktivitas, baik yang hendak bekerja, berdagang, maupun anak-anak yang harus berangkat sekolah.

Meski krisis BBM sudah terjadi sejak Sabtu (26/7), namun hingga hari ini belum terlihat tanda-tanda normalisasi distribusi.

Di sisi lain, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswanamigas) masih menghimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan demi menghindari panic buying.

Melihat situasi ini, penghematan BBM menjadi langkah bijak yang bisa dilakukan masyarakat agar tetap bisa menjalankan rutinitas harian. Berikut Jawa Pos Radar Jember merangkum beberapa tips menghemat BBM agar lebih efisien selama krisis masih berlangsung:

 1. Gunakan Kendaraan Alternatif

Untuk perjalanan ke tempat kerja atau sekolah yang berjarak kurang dari 10 kilometer, beralih ke sepeda bisa menjadi pilihan cerdas.

Selain hemat BBM, bersepeda juga menyehatkan dan ramah lingkungan. Bagi pemula, jarak ini masih cukup aman dan menyenangkan jika dilakukan rutin.

 2. Satu Kendaraan untuk Beberapa Orang

Jika bepergian dengan teman sekantor, satu motor atau mobil cukup untuk dua sampai tiga orang. Sistem "nebeng bareng" atau carpooling ini tidak hanya menghemat BBM, tapi juga mengurangi volume kendaraan di jalanan.

 

 3. Kurangi Bepergian yang Tidak Mendesak

Tunda kegiatan yang tidak penting, seperti sekadar jalan-jalan, nongkrong, atau berkendara tanpa tujuan jelas. Prioritaskan penggunaan kendaraan untuk keperluan mendesak seperti bekerja, belanja kebutuhan pokok, atau urusan pendidikan.

4. Hindari Ngebut, Jaga Kecepatan Stabil

Banyak yang tidak menyadari bahwa gaya berkendara sangat memengaruhi konsumsi BBM. Hindari ngebut, karena semakin tinggi kecepatan, konsumsi bahan bakar juga akan meningkat. Berkendara dengan kecepatan stabil di kisaran 40–60 km/jam membuat BBM lebih irit.

 

5. Rawat Kendaraan Secara Berkala

Servis rutin, ganti oli tepat waktu, dan pastikan tekanan ban sesuai standar adalah langkah penting untuk menjaga efisiensi mesin. Kendaraan yang terawat akan lebih hemat bahan bakar dan tidak mudah mogok saat dibutuhkan.

Jangan Panik, Tetap Bijak

Krisis BBM memang menyulitkan, namun dengan strategi hemat dan solidaritas antarwarga, kondisi ini bisa dihadapi bersama. Pemerintah dan pihak terkait pun diharapkan segera mengambil langkah percepatan distribusi agar pasokan BBM kembali normal di Jember.

Editor : M. Ainul Budi