Radar Jember – Perbaikan krusial di ruas Jalur Gumitir memicu dampak signifikan pada distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke wilayah Jember.
Penutupan sebagian jalur pengiriman tangki BBM dari Banyuwangi menuju Jember membuat antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Kasat Lantas Polres Jember AKP Bernardus Bagas Simarmata menyampaikan, pihaknya telah menerapkan sejumlah langkah proaktif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas akibat antrean panjang tersebut.
“Kami memahami keresahan warga. Karena itu, kami terus berkoordinasi dengan Pertamina dan pihak terkait agar pasokan BBM tetap lancar,” tegasnya.
Polres Jember menempatkan personel di SPBU yang mengalami antrean terpadat.
Kehadiran petugas difokuskan untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan antrean berjalan tertib.
Penempatan personel ini juga bertujuan mengurai kemacetan yang terjadi di sekitar SPBU agar lalu lintas tetap bergerak normal.
Selain itu, koordinasi intensif terus dilakukan dengan pihak Pertamina untuk memantau jadwal dan volume distribusi BBM yang dialihkan dari Surabaya dan Malang.
Informasi akurat dari Pertamina dinilai penting agar langkah antisipasi di lapangan dapat disiapkan dengan lebih optimal sehingga pasokan BBM tetap terjaga.
Sebagai upaya mitigasi tambahan, Polres Jember juga menyiapkan tim pengawalan khusus untuk mendampingi tangki BBM jika dibutuhkan.
Pengawalan ini dinilai krusial agar distribusi BBM berjalan aman dan lancar hingga ke SPBU tujuan.
“Kami siap mengawal kapan pun diperlukan,” kata AKP Bagas.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga untuk tetap tertib dan bersabar saat mengantre BBM.
Bagas meminta warga untuk tidak melakukan penyerobotan antrean atau tindakan yang bisa memicu keributan.
“Kami memohon kerja sama masyarakat untuk menjaga ketertiban. Ini demi kepentingan bersama,” tandasnya.
Pantauan di lapangan, antrean panjang kendaraan sempat membuat arus lalu lintas tersendat di beberapa titik, terutama di kawasan SPBU Patrang, Sumbersari, dan Ajung.
Meski demikian, dengan adanya personel yang diterjunkan di titik rawan, kemacetan perlahan mulai terurai dan antrean lebih terkendali.
Bagas menegaskan Polres Jember akan terus memantau perkembangan situasi distribusi BBM di Jember.
Jika antrean kembali memanjang atau terjadi gangguan ketertiban, langkah tambahan akan segera diterapkan.
“Kami siap bertindak cepat untuk menjaga stabilitas dan ketertiban umum di Kabupaten Jember,” pungkasnya. (dhi)
Editor : Imron Hidayatullahh