Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

BBM Dikirim dari Surabaya dan Malang, Imbas Penutupan Jalur Gumitir Jember dan Macet di Pelabuhan Ketapang

Maulana RJ • Senin, 28 Juli 2025 | 15:05 WIB
MENGULAR: Pantauan antrean di SPBU di Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Jember, dari kendaraan roda dua dan roda empat, Sabtu petang (26/7/2025).
MENGULAR: Pantauan antrean di SPBU di Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Jember, dari kendaraan roda dua dan roda empat, Sabtu petang (26/7/2025).

Radar Jember - Penutupan Jalur Gumitir yang menghubungkan Jember-Banyuwangi mulai berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat.

Tidak hanya kendaraan roda empat yang tidak dapat melintas.

Namun, pasokan BBM di hampir semua SPBU di Jember menjadi tersendat.

Kondisi demikian merata terjadi.

Salah satunya seperti yang terpantau di SPBU Jalan Gajah Mada, Kaliwates, Jember.  

Antrean mengular hampir ditemui di berbagai tempat SPBU di Jember.

Tampak kendaraan roda dua dan empat, menunggu giliran mendapatkan pasokan BBM yang belum mendapatkan kiriman dari Depo Pertamina.

Terkait hal ini, diketahui Pemkab Jember telah menerima laporan dari PT Pertamina terkait keterlambatan distribusi BBM tersebut, imbas penutupan Jalur Gumitir dan kemacetan parah di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Sales Brand Manager Pertamina Area Jember Hendra Saputra menyampaikan bahwa gangguan distribusi ini berdampak langsung terhadap keterlambatan pengiriman BBM dari Terminal BBM Banyuwangi ke wilayah Jember.

Disebutkan bahwa kemacetan di Pelabuhan Ketapang mencapai hingga 40 kilometer.

Menyebabkan mobil tangki tidak dapat kembali ke terminal untuk pengisian ulang.

“Total ada 41 lembaga penyalur BBM di wilayah Jember, yaitu 40 SPBU reguler dan 1 SPBUN khusus wilayah. Pengiriman BBM sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas dari Banyuwangi. Saat ini beberapa titik di Jember mengalami kekosongan stok BBM jenis Pertalite dan Bio Solar,” katanya ketika dikonfirmasi Sabtu (26/7/2025).

Menurut dia, Pertamina telah berkoordinasi intensif dengan pihak terkait.

Salah satunya melakukan alih suplai dari Terminal BBM Surabaya dan Malang untuk menutupi kebutuhan wilayah Jember yang mencapai sekitar 700 kiloliter (KL) per hari.

“Kami terus mendorong percepatan pengiriman dari Surabaya dan Malang agar pasokan BBM kembali normal. Permasalahan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM, tetapi murni karena gangguan distribusi akibat kemacetan dan penutupan jalur,” tambahnya.

Hendra juga meminta masyarakat agar bersabar dengan kondisi hari ini.

Ia meyakinkan, secara stok  Pertamina dalam kondisi aman.

“Kami minta seluruh masyarakat Jember untuk tetap tenang. Stok BBM secara nasional maupun regional dalam kondisi aman, ini hanya kendala teknis lalu lintas,” imbuh Hendra. (mau/nur)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #pelabuhan ketapang #Jalur Gumitir #bbm langka