KALIWATES, Radar Jember - Menjelang pelaksanaan gelaran Gerak Jalan Tanggul Jember Tradisional atau Tajemtra 2025 pada Sabtu 23 Agustus 2025 mendatang, antusias peserta semakin meningkat.
Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Jember mencatat, hingga Senin 23 Juli 2025, tercatat ada sebanyak 1.844 peserta telah resmi mendaftarkan diri.
Mereka ada yang berasal dari kategori perorangan maupun beregu.
Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran pada 20 Agustus 2025.
“Tajemtra bukan sekadar gerak jalan, tapi ini momentum kebersamaan yang mengakar dalam semangat masyarakat Jember,” kata Kepala Dispora Jember Edy Budi Susilo, dalam keterangan resminya, Selasa (23/7).
Baca Juga: Dari Tanggul ke Jember Sejauh 30 Km! Tajemtra 2025 Tantang 17 Ribu Peserta Uji Ketahanan Fisik
Event tahunan ini sedianya akan menempuh jarak sejauh 30 kilometer dengan rute yang dimulai dari Alun-Alun Tanggul dan berakhir di Alun-Alun Jember.
Panitia telah menyiapkan berbagai titik pendaftaran untuk mempermudah akses masyarakat, di antaranya Kantor Dispora Jember, GOR PKPSO Kaliwates, serta kantor kecamatan di Tanggul, Rambipuji, Kalisat, Mayang, dan Wuluhan.
Bagi masyarakat yang belum sempat mendaftar secara langsung, panitia juga menyediakan opsi pendaftaran daring melalui tautan https://bit.ly/pendaftaran tajemtra2025, untuk memfasilitasi peserta dari luar kota maupun mereka yang memiliki keterbatasan waktu.
Baca Juga: Jember Punya Gaya! Festival Budaya di Ambulu Tuai Pujian, Bupati Fawait Janji Tahun Depan Lebih Wah
Tajemtra 2025 kali ini tidak hanya menjanjikan pengalaman berharga dalam merayakan kebugaran dan kebersamaan, tetapi juga menghadirkan berbagai hadiah menarik.
Termasuk satu unit sepeda motor matic serta puluhan souvenir eksklusif bagi peserta yang beruntung.
Masyarakat Jember kembali bersiap menyambut momen spektakuler yang membangkitkan semangat persatuan dan kebugaran dalam balutan tradisi lokal yang kuat.
Edy Budi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ambil bagian dalam ajang pelestarian budaya yang telah menjadi tradisi tahunan tersebut. “Mari kita jaga dan terus hidupkan tradisi ini," harapnya.
Editor : M. Ainul Budi