radar jember - Sebagaimana informasi penutupan jalur gumitir per tanggal 24 Juli hingga 24 September 2025 bakal dilakukan.
Pengendara sepeda motor yang melintas di jalan alternatif harus memutar sejauh 8 Km dengan jalan makadam.
Di sisi lain, ada sejumlah guru yang mengajar di SMPN 15 yang rumahnya dari Jember terpaksa akan lewat jalan alternatif.
Sementara itu, menyikapi rencana penutupan sementara Jalan Raya Gumitir akibat pekerjaan perbaikan jalan di wilayah perbatasan Jember–Banyuwangi, Polres Situbondo melalui Satlantas Polres Situbondo menyatakan siap mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas yang dialihkan ke jalur Pantura melalui Situbondo.
Dalam keterangannya, Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Nanang Hendra Irawan menjelaskan bahwa potensi lonjakan kendaraan yang cukup besar diprediksi terjadi saat jalur Gumitir benar-benar ditutup.
Karena itu, pihaknya telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas dan mengerahkan personel untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan di jalur alternatif.
“Rekayasa lalu lintas ini bertujuan menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif meskipun ada pengalihan arus. Personel kami sudah disiagakan di sejumlah titik rawan padat araus lalu lintas,” terang AKP Nanang.
Adapun jalur alternatif yang dihimbau kepada pengendara adalah sebagai berikut:
Dari Jember ke Banyuwangi: disarankan melalui Bondowoso > Jl. Capore > Jl. Argopuro > Jl. Basuki Rahmat > Jl. Raya Panji > Banyuwangi.
Dari Banyuwangi ke Jember: melalui Jl. Basuki Rahmat > Jl. Argopuro > Jl. Capore > Bondowoso > Jember.
Untuk menjaga kelancaran arus, Satlantas Polres Situbondo menempatkan personel di beberapa titik strategis, di antaranya: Simpang Capore (Jl. Pemuda, Situbondo Kota), Simpang Tiga SMEA (Jl. Basuki Rahmat, Panji), Simpang Empat Pos 12.0 (Jl. A. Yani, Situbondo Kota) dan Simpang Empat Pos KTL Barat (Jl. PB. Sudirman, Situbondo Kota).
Selain itu, Satlantas Polres Situbondo juga tetap memastikan kelancaran arus lalu lintas kendaraan dari Banyuwangi menuju arah Surabaya maupun kendaraan dari Surabaya menuju arah Banyuwangi.
“Langkah ini juga sebagai bentuk pelayanan Polri untuk Masyarakat, di mana kami hadir untuk memastikan masyarakat pengendara tetap nyaman, aman, dan tertib dalam perjalanan meskipun melalui jalur alternatif,” ujar AKP Nanang.
Editor : M. Ainul Budi