Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gelaran Larung Sesaji Kedua di Pantai Cemara Jember, Lebih Meriah Ketimbang Tahun Lalu

Jumai RJ • Senin, 21 Juli 2025 | 21:29 WIB

 

DIARAK: Iring-iringan jukung pembawa sesaji yang siap dilarung saat memasuki pantai Cemara, Dusun  Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger pada Minggu (20/7) siang kemarin.
DIARAK: Iring-iringan jukung pembawa sesaji yang siap dilarung saat memasuki pantai Cemara, Dusun  Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger pada Minggu (20/7) siang kemarin.
 

PUGER, Radar Jember – Ratusan nelayan dari Dusun Kalimalang dan Dusun Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger, melaksanakan kegiatan larung sesaji atau petik laut, Minggu (20/7) pagi kemarin, di Pantai Cemara.

Sebelum sesaji dilarung ketengah laut, diarak disepanjang jalan Jalur Lintas Selatan (JLS). Sebelum ada kirap budaya yang diikuti 7 regu.

Kirap sesaji sebelum dilarung diikuti Muspika Puger, Pemerintahan Desa Mojomulyo serta tokoh masyarakat dan nelayan itu sendiri. Larung atau lebih dikenal dengan sebutan petik laut itu merupakan yang kedua kalinya.

Sebelumnya petik laut pernah dilakukan pada tahun 2023 lalu. Kegiatan larung kedua ini, dihadiri ribuan pengunjung yang datang. Petik laut yang pertama digelar itu disambut antusias ribuan warga sekitar dan warga dari luar Kecamatan Puger.

Sejak arak-arakan sesaji yang akan dilarung, ratusan warga sudah menunggu di sepanjang jalur lintas seletan yang dilalui sesaji.

Miniatur jukung yang berisi sesaji itu diarak sejauh 2 kilometer. Setelah diarak sejauh 2 kilometer, dua miniatur jukung yang bersisi sesaji tersebut diarak menuju ke pantai.

Namun, sebelum dilarung, terlebih dulu ada ritual. 

Terlihat anggota Satpolair Polres Jember di Puger, anggota Polsek beserta Kapolsek Puger IPTU Edy Purwanto vdan anggota AL terlihat di lokasi.

Samsul Arifin, warga asal Desa Balung Tutul, Kecamatan Balung mengaku sudah dua kali datang.

“Karena larung atau petik laut di pantai Cematan, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger ini selalu ramai. Apalagi kalau sudah ditengah tempatnya dingin karena banyak pohon cemaranya. Selain itu tidak ada tikut masuk untuk pengunjung dan hanya membayar uang parkir saja,” katanya. 

“Setiap acara petik laut saya datang bersama istri dan dua anak. Terlebih saat itu tepat hari libur,” imbuhnya.

“Petik laut yang sekarang ini malah lebih meriah dari tahun sebelumnya. Terlihat banyak jukung milik nelayan yang ikut iring-iringan pembawa sesaji yang akan dilarung ketengah laut, katanya. Kebetulan saat larung, banyak jukung yang melawan gelombang,” jelas dia.

“Semoga dengan larung sesaji atau petik laut ini hasil tangkapan nelayan bisa banyak. Karena larung ini seperti meminta dan mengharap agar hasil tangkapan ikannya banyak. Selain itu nelayan diberi keselamatan saat mencari ikan,” pungkasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, larung sesaji baru dimulai sekitar pukul 10.30 karena masih menunggu air laut pasang.

Disepanjang muara sungai hingga bibir pantai terlihat ribuan pengunjung sudah menunggu sejak pagi.(jum/bud)

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #larung sesaji #Pantai Cemara