Radar Jember - Insiden hilangnya enam pelaut Puger yang putus kontak sejak sepekan terakhir masih menyisakan kekhawatiran pihak keluarga di rumah.
Mereka berharap agar nakhoda dan lima ABK bisa ditemukan.
Pencarian terhadap keenam pelaut itu terus diupayakan.
Sebelumnya sempat dihentikan karena cuaca ekstrem dan terkendala logistik.
Namun, pemerintah daerah berinisiatif untuk melanjutkan dengan biaya patungan.
Ini melibatkan semua unsur petugas gabungan, termasuk TNI/Polri.
Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo menyatakan bahwa Pj Sekda Jember Jupriono telah menginstruksikan agar seluruh sumber daya yang dimiliki dikerahkan secara maksimal, demi proses evakuasi dan pencarian korban membuahkan hasil.
"Pemkab Jember menyanggupi pemberian bantuan 200 liter BBM dari pos anggaran BPBD dan akomodasi bagi kapal pencarian. Lalu, Basarnas menyediakan 50 liter BBM," kata Indra.
Tak hanya BPBD dan Basarnas, Dinas Sosial juga disebutnya membantu proses pendampingan keluarga korban dan bantuan logistik untuk tim gabungan pencarian.
Pencarian kembali dilanjutkan pada Kamis (3/7/2025) oleh tim Basarnas dan gabungan, dengan rute Puger ke arah timur dan kembali ke Puger.
"Rute pencarian ini dipilih karena sebelumnya keluarga korban telah menyusuri rute barat kembali ke Puger," imbuh mantan kepala Dinas Perikanan Jember itu. (mau/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh