Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tumbang di Porprov Lalu, Tarung Derajat Jember Bertekad Balas Dendam dan Rebut Tahta Cabor Unggulan di Porprov Jatim IX!

Yulio Faruq Akhmadi • Jumat, 4 Juli 2025 | 14:15 WIB
Atlet tarung derajat Jember, Muhammad Zhafran Sajidan (tengah), bertanding melawan atlet asal Surabaya, M. Reynaldhi, di kelas 58–61 kg tarung bebas putra, di Aula Hotel Ciptaningati, Batu.
Atlet tarung derajat Jember, Muhammad Zhafran Sajidan (tengah), bertanding melawan atlet asal Surabaya, M. Reynaldhi, di kelas 58–61 kg tarung bebas putra, di Aula Hotel Ciptaningati, Batu.

Radar Jember – Tarung derajat sejatinya merupakan cabang olahraga (cabor) Kontingen Jember sejak Porprov Jatim 2013.

Namun, posisi itu tergeser pada gelaran Porprov 2023 lalu, saat mereka hanya mampu membawa pulang satu medali perak dan satu perunggu.

Kini, tekad untuk merebut kembali status sebagai cabor unggulan mencuat dalam ajang Porprov Jatim IX tahun ini.

Ketua Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Jember, Haryu Islamuddin menceritakan, pada Porprov 2023, atlet andalan mereka, Eriska Mulinda yang sebelumnya menyabet emas di Porprov 2022, harus tumbang saat melawan tuan rumah Sidoarjo.

Akibatnya, perolehan medali menurun dan posisi tarung derajat Jember tergeser dari cabor unggulan menjadi cabor supporting.

“Pada Porprov 2025 ini kami harus kembali jadi cabor unggulan,” tegasnya.

Dengan kekuatan sembilan atlet yang lima di antaranya berangkat secara mandiri, Haryu menargetkan setidaknya satu medali emas bisa diraih.

Kendati demikian, dia menyadari perjuangan tidak akan mudah.

Tahun lalu saja mereka menurunkan 14 atlet, sementara tahun ini hanya sembilan, bahkan dua di antaranya sudah gugur sejak, Rabu (2/7/2025).

Namun, keyakinan Haryu bukan tanpa dasar.

Dia masih menyimpan beberapa kartu as yang belum diturunkan.

Di antaranya, Muhammad Zhafran Sajidan di kelas 58–61 kg tarung bebas, Arga Mahsa, serta Muhammad Alawiy Yahya.

Ada pula Louise Firkelly SFR, atlet muda putri kelas 45–50 kg yang meraih emas Kejurprov dan juara dua Piala Wali Kota Surabaya tahun lalu.

“Tapi masih banyak faktor X yang akan memengaruhi hasil pertandingan,” ujarnya.

Kendati dua atlet telah gugur, pihaknya hasil positif terlihat pada hari kedua pertandingan.

Muhammad Zhafran Sajidan yang turun di kelas 58–61 kg tarung bebas putra berhasil mengalahkan kontingen Surabaya, M. Reynaldhi, dalam pertandingan yang digelar di Aula Hotel Ciptaningati, Kota Batu, Rabu (2/7). (yul/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #tarung derajat #Porprov Jatim IX 2025