Radar Jember - Atlet cabor panahan kontingen Jember tampil impresif dengan meraih satu medali emas dan dua perunggu Porprov Jatim IX di Lapangan Ajendam V/Brawijaya Kota Malang, kemarin (2/7/2025).
Torehan tersebut lebih baik dari edisi sebelumnya.
Sebab, pada Porprov Jatim VIII 2023 di Sidoarjo, panahan hanya mampu membawa pulang dua medali perak.
Medali emas diraih oleh atlet pendatang baru, Nevalia Dwi Prabansari, yang baru mengikuti Porprov Jatim.
Dia berpasangan dengan Mustofa Fahim Azmi dan berhasil merebut medali emas dari nomor mix team national bow dengan jarak target 40 Meter.
Setelah mengalahkan Sidoarjo di semifinal dan Pacitan di final pada pertandingan yang berlangsung di Lapangan Ajendam V/Brawijaya, Selasa (1/7).
Neva, sapaan akrab Nevalia, menceritakan, di babak semifinal dia berhasil menang melawan Kabupaten Sidoarjo.
Kemudian, di babak final Neva dan Azmi menghadapi perlawanan sengit dari Pacitan.
Neva mengaku tak menyangka bisa mempersembahkan emas di kompetisi Porprov pertamanya.
"Soalnya lawan yang dihadapi terlihat jago dan berpengalaman. Namun, ternyata mereka bisa dikalahkan," katanya.
Sementara itu, medali perunggu diraih dari nomor individu 40M yang dipersembahkan Mustofa Fahim Azmi.
Kemudian, Rabu kemarin (2/7), tambahan medali perunggu diraih dari nomor beregu recurve putra jarak 70 meter yang diperoleh Rafif Rajilmahasin, Hanif Krido Waskito, Dzakwan Putra Pangestu, dan Aura Mahsa Pandanaran.
Mereka berhasil merebut medali itu seusai mengalahkan Kota Blitar.
Rafif menyampaikan, salah satu kesulitan yang dihadapi timnya dalam kompetisi kali ini adalah melakukan koreksi angin.
Yaitu menyesuaikan arah bidikan dengan arah angin yang berembus.
Sebab, menurutnya, venue yang digunakan pada pertandingan cukup berbeda dengan tempatnya biasa latihan.
"Pertama saya rasa latihannya memang kurang, kemudian kami tidak biasa dengan kondisi angin yang seperti ini. Di tempat kami latihan di lapangan brigif lapangannya dikelilingi pohon tinggi, mungkin angin terhalang. Namun, di sini angin sangat kencang, di jarak target 70 meter tentu ini sangat berpengaruh," jelasnya.
Sementara itu, ketua Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Jember Kusuma Irianto menuturkan, anak asuhnya masih menyisakan tiga nomor pertandingan yang akan berlangsung siang ini, Kamis (3/7/2025).
Artinya, peluang untuk menambah medali masih terbuka.
"Besok masih ada kategori compound, barebow putra dan putri, setidaknya masih bisa nambah satu perunggu," ujarnya. (yul/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh