Radar Jember - Cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah perairan pantai selatan, seperti di pantai Watu Ulo, Kecamatan Wuluhan, di Pancer Puger, Pantai Cemara, Kecamatan Puger, dan Paseban, Kecamatan Kencong.
Untuk itu, semua nelayan harus ekstra hati-hati demi menjaga keselamatan.
Kasat Polair Polres Jember AKP Hari Pamuji mengimbau karena kondisi ombak beberapa hari ini agar sebaiknya nelayan untuk tidak melaut.
Kalaupun memang tetap nekat berangkat, harus waspada dan tetap menggunakan pelampung.
Baik saat berangkat, melewati plawangan, ataupun waktu pulang.
"Ya, seharusnya saat berada di tengah laut, pelampung harus tetap dipakai, karena itu salah satu untuk keselamatan para nelayan itu sendiri," kata Hari.
Menurutnya, banyak nelayan yang berangkat melaut, namun jarang yang menggunakan pelampung.
“Pelampung hanya menjadi hiasan di jukung atau di perahunya. Bahkan, pelampung banyak yang ditumpuk di atas lemari rumahnya," katanya.
Kasat Polair Hari Pamudji menyebut, kondisi ombak besar bukan hanya dialami nelayan Puger, tetapi juga banyak nelayan lainnya.
“Seperti nelayan Watu Ulo, juga nelayan Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger,” pungkasnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih banyak nelayan yang nekat berangkat saat ombak besar.
Mereka seakan tak takut dengan mati, tapi takut tak makan. (jum/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh