Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tak Takut Mati tapi Takut Tak Makan, Nelayan di Pantai Selatan Jember Nekat Lawan Ombak, Satpolair Keluarkan Peringatan

Jumai RJ • Kamis, 3 Juli 2025 | 13:30 WIB

MASIH BESAR: Pemancing yang biasa mancing di breakwater memilih pindah ke lokasi yang lebih aman, karena ombak masih besar.
MASIH BESAR: Pemancing yang biasa mancing di breakwater memilih pindah ke lokasi yang lebih aman, karena ombak masih besar.

Radar Jember - Cuaca ekstrem masih terjadi di wilayah perairan pantai selatan, seperti di pantai Watu Ulo, Kecamatan Wuluhan, di Pancer Puger, Pantai Cemara, Kecamatan Puger, dan Paseban, Kecamatan Kencong.

Untuk itu, semua nelayan harus ekstra hati-hati demi menjaga keselamatan.

Kasat Polair Polres Jember AKP Hari Pamuji mengimbau karena kondisi ombak beberapa hari ini agar sebaiknya nelayan untuk tidak melaut.

Kalaupun memang tetap nekat berangkat, harus waspada dan tetap menggunakan pelampung.

Baik saat berangkat, melewati plawangan, ataupun waktu pulang.

"Ya, seharusnya saat berada di tengah laut, pelampung harus tetap dipakai, karena itu salah satu untuk keselamatan para nelayan itu sendiri," kata Hari.

Menurutnya, banyak nelayan yang berangkat melaut, namun jarang yang menggunakan pelampung.

“Pelampung hanya menjadi hiasan di jukung atau di perahunya. Bahkan, pelampung banyak yang ditumpuk di atas lemari rumahnya," katanya.

Kasat Polair Hari Pamudji menyebut, kondisi ombak besar bukan hanya dialami nelayan Puger, tetapi juga banyak nelayan lainnya.

“Seperti nelayan Watu Ulo, juga nelayan Getem, Desa Mojomulyo, Kecamatan Puger,” pungkasnya.

Pantauan Jawa Pos Radar Jember, masih banyak nelayan yang nekat berangkat saat ombak besar.

Mereka seakan tak takut dengan mati, tapi takut tak makan. (jum/c2/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#pantai selatan #Pantai Pancer #ombak besar #Nelayan jember #Pantai Cemara #cuaca ekstrem