Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bukan Ritual, Warga Rambipuji Jember Ramai-Ramai Cari Ikan di Sungai Surut demi Serunya Asatan

Maulana RJ • Kamis, 19 Juni 2025 | 15:00 WIB

 

SERU: Warga dari mulai orang dewasa hingga anak-anak rela bermain lumpur demi mencari ikan.
SERU: Warga dari mulai orang dewasa hingga anak-anak rela bermain lumpur demi mencari ikan.

Radar Jember - Ini bukan sedang dilanda kekeringan atau sedang ritual, tetapi ini murni mencari ikan.

Bedanya, ini dilakukan saat sungai dalam kondisi surut.

Seperti apa keseruannya?

Sungai dengan kedalaman sekitar dua meter lebih itu bukan berarti tidak dalam.

Cukup untuk membuat orang dewasa tenggelam, apalagi anak-anak.

Namun, saat itu masyarakat bukan sedang uji nyali atau melangsungkan ritual.

Mereka mencari ikan.

Beginilah suasana yang tersaji di salah satu anak Sungai Bedadung, tepatnya di sungai irigasi Dam Curahmalang, Desa Curahmalang, Kecamatan Rambipuji, Jember.

Saat itu sungai tersebut memang sedang kondisi surut.

Pemandangan itu biasa, petugas dari Dinas Sumber Daya Air Provinsi di Jember menutup aliran sungai untuk gelontor sedimen sungai, pada musim-musim tertentu.

Warga biasanya mengistilahkan dengan mama asatan.

Bahkan, sehari sebelum asatan dimulai, informasi sudah tersebar ke telinga warga.

Mereka seolah tak ingin melewatkan momen bermain lumpur itu hanya demi mencari ikan.

Tidak hanya orang dewasa, anak-anak hingga emak-emak ogah ketinggalan mencari ikan yang didominasi jenis ikan kecil itu.

"Suka aja nyari ikan, biasanya memancing, tapi kalau ada asatan, ya, nyari di sini," kata Supriyadi, warga Desa Nogosari, Rambipuji.

Ia mengaku tidak menyukai ikan sungai.

Namun, alasan utamanya mencari ikan bukan untuk dimakan, tapi karena senang.

"Anak-anak biasanya yang suka makan," katanya.

Meski dalam kondisi basah dan berlumpur, keseruan benar-benar tergambar dalam raut wajah mereka.

"Ini juga mumpung lagi libur, bisa sekalian bermain bareng anak-anak," kata Amin, yang saat itu mencari ikan bersama anak-anaknya, Minggu, 27 April 2025.

Tak hanya penuh lumpur, warga yang turun ke sungai mencari ikan juga rela menyusuri sela-sela tumpukan sampah sungai demi menemukan ikan.

Ukuran ikannya juga tidak lebih besar dari seukuran tangan orang dewasa.

"Yang paling banyak ikan batu, tapi pasti langsung dibuang. Orang-orang biasanya nyari ikan yang kecil-kecil itu," tambah Syaiful, warga sekitar sungai yang juga mencari ikan bersama istrinya saat itu.

Sudah hampir menjelang petang, tak ada seorang pun yang beranjak dari sungai.

Malah, warga semakin banyak yang berdatangan turun ke sungai, mencari ikan.

Begitu qiraah menjelang azan Magrib berkumandang, mereka satu per satu sudah naik dari sungai dan pulang.

Saat itu juga, air sungai tak berselang lama kembali pasang dan teraliri normal. (mau/c2/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Asatan #dinas sumber daya air #Rambipuji