Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Bermula dari Akhir Pekan yang Membosankan, Kini Pemanah Cilik Jember Ini Koleksi Prestasi hingga Tingkat Provinsi

Yulio Faruq Akhmadi • Kamis, 19 Juni 2025 | 14:30 WIB
FOKUS: Memanah menjadi aktivitas yang paling disukai Yumna Majidah, gadis kecil itu rutin berlatih setiap Minggu.
FOKUS: Memanah menjadi aktivitas yang paling disukai Yumna Majidah, gadis kecil itu rutin berlatih setiap Minggu.

Radar Jember - Aktivitas memanah merupakan hal yang paling menyenangkan bagi Yumna Majidah.

Meski tergolong olahraga yang jarang dilakukan teman sebayanya, hal itu tak menyurutkan semangat Yumna untuk terus berlatih.

Siswa SDS Baiturrohman itu rutin berlatih memanah di klub Tunas Muda Archery Dharaka Yudha.

Tak sekedar hobi, bagi Yumna, olahraga panahan sudah menjadi ajang pembuktian prestasi.

Di usia yang baru menginjak kelas 4 SD, Yumna sudah mengantongi berbagai gelar juara, mulai dari tingkat kabupaten hingga provinsi.

"Rutin ikut kejuaraan memanah, kalau di luar kota pernah ikut di Bondowoso, Situbondo, terakhir ikut Piala Gubernur di Surabaya," ujarnya.

Gadis asal Kelurahan Mangli itu menceritakan, kecintaannya pada olahraga panahan bermula saat dirinya sering merasa jenuh saat libur akhir pekan.

Ingin melakukan aktivitas positif, Yumna akhirnya didaftarkan kegiatan olahraga memanah.

Awalnya, Yumna acapkali merasa gugup dan tidak percaya diri.

Namun seiring waktu berjalan, Yumna kian nyaman dengan olahraga yang membutuhkan konsentrasi tinggi itu.

"Dulu daftarnya waktu kelas dua SD, awalnya malu karena temen yang lain sudah jago. Tapi sekarang sudah nyaman latihan," katanya.

Meski telah cukup lama menggeluti olahraga panahan, bukan berarti Yumna tidak lagi kesulitan melesatkan busur ke sasaran.

Dia mengakui, tak jarang bidikannya masih suka melenceng dari sasaran.

Bukan karena tidak fokus, namun memang banyak faktor yang dapat memengaruhi arah busur.

"Yang penting harus tenaga, kalau capek biasanya sering meleset. Lalu, arah angin juga bisa menggeser arah busur," ungkapnya.

Berbicara soal cita-cita, sudah tentu Yumna ingin menjadi atlet panahan berprestasi.

Namun lebih dari itu, dia mengaku juga memiliki cita-cita mulia menjadi tenaga pengajar.

Sebab, dia ingin menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang lain.

"Saya ingin membawa nama baik Jember melalui olahraga memanah. Saya ingin bermanfaat bagi lingkungan sekitar saya," tutup Yumna dengan senyuman. (yul/nur)

Editor : Imron Hidayatullahh
#pemanah #Jember #cilik #Panahan