Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Lebih dari Separuh Armada Angkot di Jember Tak Laik Jalan, Banyak Sopir Pilih Parkir karena Tak Ada Penumpang

Maulana RJ • Rabu, 18 Juni 2025 | 15:30 WIB
HIDUP SEGAN: Angkutan lin kuning yang biasa terparkir di Terminal Tawang Alun.
HIDUP SEGAN: Angkutan lin kuning yang biasa terparkir di Terminal Tawang Alun.

Radar Jember - Belasan angkutan kota berwarna kuning itu masih terpajang di halaman terminal Tawang Alun, Rambipuji, Jember.

Padahal saat itu waktu masih menujukan sekitar pukul 09.30 yang artinya menjadi jam sibuk untuk mengangkut penumpang.

Beberapa sopir angkot atau yang bernama lin memang sengaja memarkirkan kendaraannya.

"Bukan tidak mau beroperasi. Mau jalan gimana, penumpangnya ndak ada," terang Abd. Rosyid, salah satu sopir lin kuning saat itu.

Menurut dia, pemandangan itu hampir setiap hari terjadi.

Tidak hanya di Tawang Alun, namun juga di Terminal Arjasa dan Kalisat.

"Kadang kalau dipaksakan jalan, di jalan raya tidak menemukan penumpang. Bukan malah dapat uang, malah uang kami yang habis untuk beli bensin," timpal Mistarom, sopir lainnya.

Mereka menyebut, sepinya penumpang itu sejak menjamurnya angkutan online.

Sehingga mereka kehilangan banyak pelanggan.

"Penumpang biasanya dari anak sekolahan dan ibu-ibu yang mau ke pasar atau pulang kerja," tutupnya.

Kondisi saat ini, kata Mistarom, masih belum lebih baik daripada pandemi Covid-19 yang dimulai 2020 – 2022.

Sebab, saat pandemi lalu kehilangan jumlah penumpang dari anak sekolah.

“Penumpang andalan kami itu dari anak sekolah,” terangnya.

Sementara, Dinas Perhubungan (Dishub) Jember mencatat, terdata lebih dari 400 angkot pada 2022 lalu.

Namun, setelah pandemi Covid-19, jumlahnya menurun.

Data tahun 2024 sekitar 220 lin kuning. Dari jumlah itu, lin yang masih beroperasi sekitar 100-an.

Meski demikian, ratusan lin kuning itu masih tak patuh.

Hal itu diketahui dari jumlah lin kuning yang melakukan uji KIR atau uji kendaraan bermotor.

Hasilnya, lebih dari separuh jumlah lin kuning tak laik jalan.

“Yang melakukan uji kir sangat terbatas. Kurang dari 80-an yang sudah melakukan uji kir dan laik jalan,” ungkap Kepala Dishub Jember Agus Wijaya, pada April 2024 lalu. (mau/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#terminal tawangalun #Jember #Angkot Sepi #Dishub Jember #angkot #Lin