Radar Jember – Petunjuk teknis (juknis) beasiswa Pemkab Jember dipastikan akan rampung bulan ini.
Tentu saja, itu juga mengatur siapa saja yang bisa mengajukan, syarat pengajuan, hingga urusan teknis penentuan siapa yang berhak dan bagaimana penyalurannya.
Pada tahun ini, Pemkab Jember mengalokasikan sejumlah jenis beasiswa yang akan diberikan.
Di antaranya afirmasi ekonomi, prestasi akademik, maupun nonakademik.
Untuk anggaran program beasiswa tersebut, totalnya mencapai sekitar Rp 42 miliar.
Dana ini diperuntukkan bagi pembiayaan kuliah tunggal (UKT) dan biaya hidup mahasiswa, dengan perrincian Rp 23,4 miliar khusus untuk kebutuhan biaya hidup.
Jika besaran UKT mahasiswa rata-rata Rp 5 juta per tahun, maka dengan anggaran sebesar itu tentunya bisa mengaver 8.300 mahasiswa.
Sebanyak 5 ribu dikhususkan untuk penerima baru, dan sisanya merupakan penerima beasiswa sebelumnya yang masih di bawah 8 semester.
Untuk saat ini, penerima beasiswa UKT menerima maksimal Rp 5 juta per tahun.
Namun ada tambahan biaya hidup bagi penerima manfaat sebesar Rp 500 ribu setiap bulan.
Jenis beasiswa yang akan diberikan mencakup beberapa kategori.
Di antaranya adalah beasiswa afirmasi ekonomi untuk keluarga tidak mampu, beasiswa prestasi akademik, serta beasiswa nonakademik bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang olahraga dan seni budaya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Hadi Mulyono menyampaikan, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas.
“Program beasiswa Pemkab Jember akan segera dibuka. Saat ini penyusunan petunjuk teknis (juknis) sedang dalam tahap penyelesaian,” ungkapnya.
Hadi menambahkan, pihaknya menargetkan penyusunan juknis rampung dalam waktu dekat.
“Kami pastikan bulan ini juknis sudah selesai dan akan langsung kami sosialisasikan kepada masyarakat, termasuk melalui sekolah, perguruan tinggi, dan media informasi lainnya,” pungkasnya. (dhi/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh