Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ribuan Pecinta Perkutut Ramaikan Piala Pak Djos Tingkat Nasional di Jember, Bisa Gerakkan Perekonomian, Ketum P3SI: 20 Tahun Saya Tunggu

Mega Silvia RJ • Senin, 16 Juni 2025 | 02:29 WIB

 

DIMULAI: Wakil Bupati Jember Djoko Susanto usai pelepasan burung perkutut, simbolis pembukaan lomba burung berkicau nasional Piala Djos di Tegal Besar, Kaliwates, Jember, Minggu (15/6). (MEGA/RJ)
DIMULAI: Wakil Bupati Jember Djoko Susanto usai pelepasan burung perkutut, simbolis pembukaan lomba burung berkicau nasional Piala Djos di Tegal Besar, Kaliwates, Jember, Minggu (15/6). (MEGA/RJ)

Radar Jember - Lomba burung perkutut berkicau tingkat nasional bertajuk Piala Pak Djos resmi dibuka di Jember pada Minggu (15/6).

Event burung perkutut itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto, dan telah digelar sejak Sabtu (14/6) di Lapangan Golf Hendra Jaya Driving Range, Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates, Jember.

Hampir seribu peserta dari berbagai daerah ikut dalam lomba yang merupakan bagian dari seri keempat Liga Perkutut Indonesia (LPI).

Menurut Djoko, besarnya jumlah peserta burung perkutut itu cukup bagus dan menguntungkan Jember.

Dia menekankan pentingnya mengembangkan kegiatan semacam itu secara berkelanjutan di Jember.

“Hal-hal seperti ini perlu terus ditumbuh kembangkan di Jember,” ujarnya.

Djoko juga mengaitkan penyelenggaraan lomba dengan pertumbuhan ekonomi lokal.

“Karena banyaknya kegiatan bisa mewujudkan pertumbuhan perekonomian di Jember,” lanjutnya.

Partisipasi masyarakat dalam event semacam itu juga dinilai menjadi indikator positif bagi pergerakan ekonomi daerah.

“Jadi semakin banyak kegiatan masyarakat itu pertanda bahwa ekonomi di suatu daerah bergerak,” papar Djoko.

Menanggapi perkembangan komunitas perkutut di Jember, Djoko menyebutkan adanya antusiasme dan budidaya di beberapa tempat.

“Berdasar laporan tadi pecintanya banyak dan justru banyak juga yang sudah budidaya di beberapa tempat,” katanya.

Sementara, Ketum Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia atau P3SI, Mayjen TNI (Purn) Zaenuri Hasyim berharap kegiatan serupa juga dapat digelar pada tingkat kabupaten di Jember.

“Nanti saya dorong. Ya nasional aja bisa ngadakan. Kenapa bupati gak bisa?” ujarnya.

Dia menyatakan pentingnya dukungan dari tokoh daerah untuk menggerakkan komunitas perkutut.

“Harus ada orang-orang di daerah-daerah itu yang yang betul-betul suka dan bisa mendorong,” ujar pria asal Malang itu.

Dia bahkan berseloroh akan memberikan burung perkutut pada Wakil Bupati Djoko sebagai bentuk dukungan.

“Bukan dikasih, mau minta berapa saya kasih,” kelakarnya.

Zaenuri juga menyampaikan bahwa Jember terakhir kali menggelar event nasional dua dekade lalu.

“Jember ini saya sudah tunggu-tunggu, 20 tahun baru sekarang ini,” bebernya.

Menurutnya, antusiasme peserta sangat tinggi, pesertadi dari luar daerah seperti Lombok dan Bali turut berpartisipasi.

Meskipun pecinta perkutut luar Jawa tak bisa ikut lantaran kendala teknis untuk bisa membawa burungnya menaiki pesawat. (sil)

Editor : Nur Hariri
#burung berkicau #Burung Perkutut #pertumbuha ekonomi #djoko susanto #malang #lombok #Bali #Wakil Bupati Jember #Liga Perkutut Indonesia