Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Tragedi Anak Bunuh Ayah Kandungnya di Umbulsari Jember, Usai Ditegur Karena Bunuh Juragannya, Istri dan Paman juga Ikut Kena

Jumai RJ • Rabu, 11 Juni 2025 | 17:29 WIB

 

BERHASIL DIBEKUK: Tersangka Imam Nur Hakiki, 27 pelaku pembunuhan berhasil dibekuk oleh petugas. (POLSEK)
BERHASIL DIBEKUK: Tersangka Imam Nur Hakiki, 27 pelaku pembunuhan berhasil dibekuk oleh petugas. (POLSEK)

UMBULSARI, RADARJEMBER - Warga yang tinggal di Dusun Sumberejo, Desa/ Kecamatan Umbulsari, Jember mendadak gempar.

Sebab telah terjadi penganiayaan hingga meninggal dunia dirumah Armanu, 57, warga setempat pada Selasa (20/6/2025) pukul 19.30 Wib.

Dalam kejadian tersebut, pelaku bernama Imam Nur Hakiki, 27, warga Desa/Kecamatan Umbulsari, Jember melukai dua orang hingga meninggal dunia dengan akibat lukanya cukup parah.

Dengan kronologinya, pertama pelaku melukai korban Amanu, 57, yang tak lain masih menjadi juragan atau bos dari tersangka.

Selanjutnya pelaku melukai ayah kandungnya sendiri bernama Imam Syafi'i, 52, karena ditegur.

Sebelum melakukan penganiayaan hingga 2 orang meninggal dan 2 luka-luka, pelaku bersama temannya datang kerumah korban Amanu untuk minta uang upah kerja pada pukul 18.30 wib.

Kedatangan pelaku bersama temannya Helmi, dengan tujuan untuk meminta uang sebagai upah kerja.

Setelah menerima uang upah kerja dari korban, keduanya pulang ke rumah masing-masing.

Namun, tidak berselang lama pelaku Imam Nur Hakiki, mengajak temannya bernama Fendik sambil membawa dua buah celurit untuk menuju rumah korban.

Tetapi teman korban tidak mau diajak, sehingga pelaku datang sambil membawa celurit yang sudah dibawa dari rumahnya.

Dirumah korban, pelaku langsung mengayunkan celurit ke bagian tubuh korban, hingga mengalami luka cukup parah saat berada di ruang tengah.

Korban meninggal diruangan hanya menggunakan sarung, selanjutnya pelaku pulang kerumah dan sempat ditegor oleh Imam Syafi'i.

Karena ditegur, ayah sendiri menjadi sasaran pembacokan hingga mengalami luka dibagian tubuh dan korban meninggal di Puskesmas Umbulsari.

Kapolsek Umbulsari AKP Dian Eko Timuriyono mengatakan, terjadinya penganiayaan hingga dua orang meninggal yang dilakukan tersangka setelah menerima uang upah kerja memetik jeruk.

"Beruntung warga segera menghubungi petugas piket Polsek, sehingga pelaku berhasil dibekuk. Namun pelaku sempat melawan dan berontak saat akan ditangkap," kata Dian.

Paman korban yang mengalami luka parah dirujuk ke RSD Balung.

Sementara Farida, istri korban yang sedang hamil 8 bulan masih menjalani perawatan di Puskesmas Umbulsari.

Sementara tersangka setelah berhasil diamankan digelandang ke Mapolres, pungkas mantan Kapolsek Tempurejo itu.(jum/bud).

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #anak bunuh ayah