Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Penerima MBG di Jember Menyusut 900 Siswa, Ini Sebabnya

Yulio Faruq Akhmadi • Rabu, 11 Juni 2025 | 14:30 WIB

DISTRIBUSI: Siswa SMKN 1 Jember antusias menyambut pendistribusian MBG, kemarin (10/6/2025). (RONY)
DISTRIBUSI: Siswa SMKN 1 Jember antusias menyambut pendistribusian MBG, kemarin (10/6/2025). (RONY)

Radar Jember – Setelah sempat tertunda akibat kendala teknis pendanaan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Bintoro akhirnya resmi bergulir.

Sebanyak 3.037 paket makanan didistribusikan kepada siswa dari berbagai jenjang pendidikan di Jember, kemarin (10/6/2025).

Owner Dapur Sehat Bintoro, Achmad Sudiyono, menyampaikan bahwa program MBG seharusnya mulai dilaksanakan sejak 19 Mei lalu.

Namun, pelaksanaannya tertunda karena adanya perubahan sistem pembayaran dari skema reimburse menjadi pembayaran di muka melalui virtual account (VA).

“BGN (Badan Gizi Nasional, Red) mengubah sistem pembiayaan,” katanya.

Ia menjelaskan, akses ke sistem VA baru terbuka pada Rabu pagi (21/5) pukul 05.25 WIB.

Setelah itu, proses penyaluran dana ke masing-masing yayasan mitra baru dapat dilakukan.

“Uang harus lebih dulu masuk ke rekening mitra melalui VA sebelum dapur bisa beroperasi. Walaupun SK operasionalnya berlaku sejak 19 Mei, tapi pelaksanaannya harus menunggu sampai teknis pencairan dana tuntas,” jelasnya.

Jumlah penerima MBG awalnya mencapai 3.916 siswa, namun berkurang menjadi 3.037 siswa—turun sekitar 900 orang.

Penyusutan ini disebabkan oleh kelulusan siswa, terutama di tingkat SMK.

“Yang paling banyak di SMKN 1 Jember, sekitar 1.200 siswa. Tapi karena kelas tiganya sudah lulus, otomatis berkurang,” tambahnya.

Menu MBG terdiri atas lauk-pauk, sayur, buah, dan susu kedelai madu.

Seluruhnya disusun dan diawasi oleh ahli gizi untuk memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi harian siswa.

“Kami pastikan kualitas gizi tetap terjaga,” tegas Sudiyono.

Ia juga menegaskan bahwa pendistribusian tidak hanya dilakukan di wilayah perkotaan, melainkan juga hingga ke pelosok.

SPPG telah menyiapkan enam kendaraan distribusi untuk menjangkau lembaga pendidikan di daerah terpencil.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo, semua anak bangsa berhak menerima pelayanan yang sama. Termasuk siswa di pelosok Jember,” ujarnya. (yul/dwi)

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Jember #Mbg #badan gizi nasional #Makan Bergizi Gratis #BGN