Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Alasan Bupati Jember Gus Fawait Pilih Avanza Ketimbang Pajero atau Alphard sebagai Mobil Dinasnya

Maulana RJ • Selasa, 3 Juni 2025 | 19:03 WIB

 

Tunggangan favorite Bupati Jember Gus Fawait saat bertugas, minibus Toyota Avanza. (Dok. Gus Fawait)
Tunggangan favorite Bupati Jember Gus Fawait saat bertugas, minibus Toyota Avanza. (Dok. Gus Fawait)

SUMBERSARI, Radar Jember -  Seorang pejabat, lebih-lebih kepala daerah, identik menggunakan kendaraan mobil dinas (Mobdin) yang mewah dan gagah. Dan tentu dengan harga yang cukup fantastis, melebihi harga mobdin pejabat di bawahnya.

Namun simbol kemewahan itu tampaknya tidak begitu diminati oleh Bupati Jember Muhammad Fawait.

Alih-alih menggunakan tunggangan mewah, Gus Fawait, sapaan akrab dia, justru memilih tunggangan yang banyak berkeliaran mengaspal di jalan raya yakni mini bus Toyota Avanza.

"Anggaran mobil dinas bupati saya alihkan untuk menambah perbaikan jalan jalan yang rusak di Jember. Saya pakai Avanza saja, meski ada yang bilang pencitraan, yah gak apa-apa," kata Gus Fawait, saat menyerahkan 1.847 SK PPPK, Minggu (1/6/2025).

Gus Fawait menilai, kebijakan efisiensi yang kini diberlakukan untuk seluruh instansi pemerintahan bukan menghemat anggaran atau anggarannya disimpan. Namun dialihkan kepada program yang bersentuhan langsung kepada masyarakat.

Anggaran yang telah dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas bupati yang baru tahun ini, mencapai RP 600 juta lebih. Cukup untuk sebuah mobil SUV premium yang gagah dan mentereng.

Namun ia merasa lebih nyaman dan pede menunggangi mobil dinas berjenis Low MPV seperti Toyota All New Avanza, tersebut.

Tunggangan favorite Bupati Jember Gus Fawait saat bertugas, minibus Toyota Avanza. (Dok. Gus Fawait)
Tunggangan favorite Bupati Jember Gus Fawait saat bertugas, minibus Toyota Avanza. (Dok. Gus Fawait)

Penolakan itu bukan tanpa alasan. Selain tak mau disematkan kesan mewah, ia merasa lebih dekat dengan masyarakat jika menunggangi mobil yang biasa memenuhi jalan raya tersebut.

"Mobil dinas bupati, saya sebenarnya bisa naik Pajero, atau Alphard, bisa pak, tapi tidak saya lakukan. Sama, bukan cuma bupati, semua OPD, jajaran OPD, juga kita batalkan, kami tambahkan untuk perbaikan jalan jalan rusak di Jember," tambah gus Fawait.

Editor : M. Ainul Budi
#Jember #mobil dinas #Gus Fawait