Radar Jember - Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) Alun-alun Jember diketahui sempat bersitegang dengan petugas Satpol-PP, belum lama ini.
Kabar itu seketika beredar luas di media sosial hingga viral.
Kepala Satpol PP Jember Bambang Saputro kemudian angkat bicara dan menegaskan bahwa pihaknya memang selalu melakukan patroli dan penertiban terhadap para PKL di Alun-Alun Jember.
Khususnya yang masuk ke dalam alun-alun.
"Tolong dipatuhi ketentuan yang berlaku ini. Meski kami melakukan penertiban dan penindakan, namun tetap dengan cara-cara yang humanis," katanya.
Setiap malam, kata dia, tiga regu Satpol-PP dikerahkan untuk menjalankan tugas itu, sekaligus sosialisasi kepada para PKL agar mematuhi ketentuan saat berjualan.
"Untuk PKL yang berjualan di kawasan alun-alun, tolong dipatuhi. Karena kenyamanan pengunjung ini merupakan hal yang utama, di dalam alun-alun ini khusus untuk para pejalan, yang akan bermain, bersantai," tambahnya.
Bambang mempersilakan para PKL memanfaatkan lokasi yang disediakan pemerintah daerah yakni di sepanjang Jalan Kartini, yang mengarah hingga ke Alun-Alun Jember.
"Monggo silakan memanfaatkan jalan Kartini untuk mengais rejeki, untuk pada malam hari. Dan kalau sudah selesai jualan, silakan rombongnya dibawa pulang ke rumah masing-masing, sehingga pagi hari, di Jalan Kartini itu kembali terlihat rapi," tutup Bambang. (mau/c2/nur)
Editor : Imron Hidayatullahh